JAKARTA, fornews.co – Kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Kamis 11 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB terkonfirmasi bertambah 979. Penambahan terbanyak hari ini masih terjadi di Jawa Timur dengan 297 kasus positif baru.
“Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 16.702 sehingga total spesimen yang diperiksa 463.620,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr Achmad Yurianto pada konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (11/06).
Menurut Yuri, dari pemeriksaan tersebut didapatkan data konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 979. Sehingga total akumulasi kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 35.295 orang.
“Penambahan kasus positif hari ini didapatkan dari beberapa provinsi yang masih cenderung tinggi di antaranya Jawa Timur yang hari ini melaporkan 297 kasus positif baru. Kemudian Sulawesi Selatan ada 141 kasus baru, Jakarta 128, Kalimantan Selatan 69, dan Sumatra Utara 45 kasus,” terang Yuri.
Lebih lanjut Yuri menerangkan, hari ini ada 18 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif COVID-19 di bawah 10. Bahkan ada 9 provinsi yang kasus barunya nol yaitu Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Riau, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.
“Hal-hal menggembirakan lainnya di antaranya Sumatra Selatan meski hari ini melaporkan 42 kasus baru, dilaporkan juga 55 orang sembuh. Lalu ada Nusa Tenggara Barat yang hari ini melaporkan 11 kasus baru dan lebih rendah dari kemarin, juga melaporkan ada 44 orang pasien positif COVID-19 yang sembuh. Kalimantan Barat tidak ada kasus baru tetapi dilaporkan 7 kasus sembuh,” paparnya.
Yuri pun merinci lebih lanjut kondisi masing-masing provinsi sebagai contoh Jawa Timur, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan, spesimen yang diterima lebih banyak dari hasil contact tracing yang saat ini sangat agresif dilakukan Dinkes setempat. Ini adalah bagian dari arahan Presiden bahwa sumber penularan yang ada di masyarakat harus dicari dengan contact tracing dan dilakukan pemeriksaan.
“Sebagian besar kasus yang ditemukan dari contact tracing adalah kasus yang tanpa gejala atau dengan gejala minimal yang dipersepsikan yang bersangkutan tidak mengalami sakit apapun. Inilah pentingnya kasus seperti ini harus segera diedukasi untuk bisa melaksanakan isolasi secara mandiri. Karena kalau tidak, ini akan menjadi sumber penularan yang ada di tengah masyarakat,” tutur Yuri.
Oleh sebab itu, Yuri mengingatkan pada kasus tanpa gejala yang sudah terkonfirmasi positif dari pemeriksaan PCR maupun TCM harus melaksanakan dan mematuhi protokol isolasi mandiri yang ketat.
Yuri menambahkan, total kasus sembuh sampai hari ini 12.636 setelah bertambah 507. Sedangkan yang meninggal bertambah 41 sehingga totalnya menjadi 2.000 orang.
“Jumlah ODP 43.414 dan PDP 14.052. Data ini direkap dari 424 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia,” tukasnya. (ije)
Data Kasus Positif COVID-19 di Indonesia 11 Juni 2020
- Aceh 22 kasus (+ 0)
- Bali 659 kasus (+ 19)
- Banten 1.121 kasus (+ 24)
- Bangka Belitung 126 kasus (+ 3)
- Bengkulu 92 kasus (+ 0)
- DI Yogyakarta 252 kasus (+ 2)
- DKI Jakarta 8.650 kasus (+ 128)
- Gorontalo 149 kasus (+ 4)
- Jambi 105 kasus (+ 0)
- Jawa Barat 2.551 kasus (+ 44)
- Jawa Tengah 1.832 kasus (+ 19)
- Jawa Timur 7.103 kasus (+ 297)
- Kalimantan Barat 245 kasus (+ 0)
- Kalimantan Timur 365 kasus (+ 3)
- Kalimantan Tengah 552 kasus (+ 15)
- Kalimantan Selatan 1.634 kasus (+ 69)
- Kalimantan Utara 170 kasus (+ 0)
- Kepulauan Riau 238 kasus (+ 10)
- Nusa Tenggara Barat 868 kasus (+ 11)
- Nusa Tenggara Timur 105 kasus (+ 0)
- Sumatra Selatan 1.271 kasus (+ 42)
- Sumatra Barat 661 kasus (+ 2)
- Sumatra Utara 680 kasus (+ 45)
- Sulawesi Selatan 2.524 kasus (+ 141)
- Sulawesi Utara 579 kasus (+ 33)
- Sulawesi Tenggara 272 kasus (+ 6)
- Sulawesi Tengah 159 kasus (+ 0)
- Sulawesi Barat 96 kasus (+ 1)
- Lampung 152 kasus (+ 2)
- Riau 120 kasus (+ 0)
- Maluku Utara 263 kasus (+ 36)
- Maluku 328 kasus (+ 0)
- Papua Barat 195 kasus (+ 4)
- Papua 1.156 kasus (+ 19)
- Dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus

















