PALEMBANG, fornews.co – Untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, para istri hendaknya mengedepankan prasangka baik terhadap suami.
Hal itu disampaikan Ustaz Das’ad Latif saat memberikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H yang digelar TP PKK Sumatra Selatan, di Griya Agung Palembang, Selasa (03/11). Menurutnya, hal itu seperti dicontohkan Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW.
“Dulu pernah Nabi Muhammad SAW tidak pulang selama tiga hari tiga malam karena berdiam diri di Gua Hira. Dan tiba-tiba pulang beliau kedinginan. Kalau zaman sekarang ibu-ibu mendapati suaminya tidak pulang tak ada kabar tiga hari seperti itu, pasti pas pulang langsung diinterogasi. Nah Khadijah tidak begitu, beliau tetap melayani Nabi dan memberikan selimut. Karena apa? Karena ia selalu berprasangka baik dengan suaminya,” ujar Das’ad.
Menurut Das’ad, prasangka baik ini bukan hanya perlu diterapkan dalam kehidupan berkeluarga tapi juga di dunia kerja antara bawahan dan pimpinan. Dengan begitu kehidupan akan berjalan tenang dan damai.
Ustaz yang sering menyelipkan humor dalam tausiahnya ini mengajak ibu-ibu yang hadir mulai mengenalkan sejarah Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak. Sehingga anak-anak dapat mencintai Rasulullah dan mendapatkan syafaatnya di hari kiamat.
Das’ad mengatakan, sebelum menerima tawaran ke Sumsel dirinya sempat mencari tahu tentang sosok Gubernur Sumsel Herman Deru melalui berita di media online. Dari sana ia tahu selain usia yang masih muda dan giat bekerja tanpa mengenal libur, ternyata sepak terjang Gubernur Herman Deru berdakwah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sampai ke pelosok-pelosok desa. Hal itu menjadi pertimbangan tersendiri baginya menerima undangan ke Sumsel ini. (ije)
















