YOGYAKARTA, fornews.co–Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menyerahkan Gedung Olah Raga (GOR) Ngampilan kepada masyarakat Kecamatan Ngampilan.
Meski diserahkan secara resmi, namun pengelolaannya harus diketahui oleh Koni Kota Yogyakarta.
“Sehingga Koni dapat memanfaatkan GOR Ngampilan, salah satunya untuk pekan olah raga daerah,” kata Wali Kota Haryadi Suyuti.
Selain dapat digunakan untuk Porda, kata Wali Kota, GOR dapat menjadi sarana pendukung fasilitas olahraga di Kota Yogyakarta.
Dijelaskan, GOR hanya digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Ngampilan tidak diserahkan untuk komunitas.
“Karena GOR ini bukan milik Komunitas,” ungkapnya.
Meski diserahkan kepada masyarakat Kecamatan Ngampilan, imbuhnya, bukan berarti GOR dilarang bagi warga Kota Yogyakarta.
“Jangan sampai keliru pemahaman bahwa ini adalah kepunyaan cah Ngampilan,” jelasnya.
“Nggak Juga!”
“GOR bisa dimanfaatkan oleh warga Kota Yogyakarta dalam koordinasi Koni,” katanya.
GOR yang merupakan fasilitas umum itu diharapkan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan.

Agar GOR tetap terpelihara, pihak pengelola GOR dapat menyewakannya kepada masyarakat.
Pengelola GOR diminta tidak segan-segan meminta uang sewa gedung yang dapat digunakan sebagai biaya perawatan gedung.
“Kalau tidak ada yang sewa terus dana pemeliharaannya mau dari mana?” kata Wali Kota bertanya balik.
“Pengelola jangan segan-segan meminta uang sewa untuk pemerliharaan–bukan untuk pengurus. Iya tho?”
Wali Kota juga berpesan, yang penting pemungutan uang sebagai perawatan gedung itu tidak menjadi ladang bisnis.
“Yang penting jangan menjadi ladang bisnis. Bisnis Gedung olahraga.”
Uang sewa gedung itu, menurut Wali Kota, digunakan untuk membeli peralatan, di antaranya pel, pembersih lantai, mengganti net yang rusak.
Selain itu, uang yang diminta oleh pengelola GOR juga digunakan untuk perbaikan penerangan, tenaga bersih-bersih kamar mandi, dan lain sebagainya.
Karena itu semua merupakan bagian dari tanggung jawab pengelolaan sarana dan fasilitas gedung olah raga.
GOR Ngampilan yang dibangun pada tahun 2011 mengalami renovasi di tahun 2020.
“Karena gedung sudah berumur 9 tahun, ya perlu sentuhan renovasi,” katanya.
Wali Kota berkeinginan di setiap kecamatan di Kota Yogyakarta memiliki GOR, seperti halnya GOR Ngampilan.
“Sayangnya, tidak setiap kecamatan memiliki lahan,” Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. (adam)

















