SEKAYU, fornews.co – Warga Musi Banyuasin mematuhi imbauan Pemkab Muba untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik untuk mengantongi daging kurban. Sebagai gantinya, warga menggunakan wadah dari anyaman bambu dan daun.
Seperti yang tampak di Kecamatan Lalan, warga yang dipantau langsung Camat Lalan Andi Suharto menggunakan daun kelapa yang sudah dianyam sebagai wadah pembungkus daging qurban.
“Jadi di Lalan, sesuai arahan pak Bupati untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, kami menggunakan daun pisang yang sudah dianyam untuk membungkus daging kurban yang akan dibagikan,” ujar Andi.
Sementara, di Kecamatan Babat Supat tampak warga menggunakan anyaman bambu yang mana sebelumnya pihak Pemerintah Kecamatan dan TP PKK Babat Supat melatih warga dalam pembuatan anyaman bambu untuk wadah daging kurban.
“Nah, hari ini anyaman bambu tersebut bisa digunakan, dan Alhamdulillah penggunaan kantong plastik di Babat Supat menurun drastis sesuai arahan pak Bupati,” terang Camat Babat Supat Rio Aditya.
Kemudian, di Kecamatan Bayung Lencir warga memanfaatkan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik untuk daging kurban yang akan dibagikan. “Alhamdulillah warga Bayung Lencir sepakat non plastik di hari Iduladha ini sesuai instruksi pak Bupati,” tegas Camat Bayung Lencir, Imron.
Lalu, di Kecamatan Keluang pelaksanaan kurban di depan kediaman Camat Keluang tampak warga menggunakan dedaunan kelapa sebagai pengganti kantong plastik wadah daging kurban.
“Jadi pemotongan kurban dilakukan panitia, untuk distribusi daging agar tidak terjadi kerumunan kami pihak Kecamatan mengantar langsung door to door ke masyarakat fakir miskin,” kata Camat Keluang Debi Haryanto.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, upaya penekanan penggunaan kantong plastik juga salah satu komitmen dan konsisten Muba dalam menjaga kebersihan dan mengimplementasikan go green.
“Kantong plastik ini kan sangat sulit hancurnya, mari kita cari alternatif lain penggantinya yang ramah lingkungan, kita jaga bersama-sama kebersihan di Kabupaten Muba ini,” ucapnya.
Ia mengapresiasi masyarakat Muba yang kompak mentaati agar tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging kurban. “Saya ucapkan terima kasih dengan masyarakat Muba yang sepakat menjaga lingkungan Kabupaten Muba,” katanya.
Dodi juga mengimbau agar warga tetap menggunakan masker dan membekali diri dengan APD lainnya. “Lindungi diri dan keluarga serta tetap jaga kebersihan,” tukasnya. (ije)
















