PALEMBANG, fornews.co – Hingga bergulirnya pekan keenam Liga 1 2018, suara sumbang soal kinerja wasit masih terdengar. Bahkan beberapa keputusan kontroversial pengadil lapangan dikeluhkan klub peserta.
Merespons hal itu, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengakui ada yang harus dibenahi pada kinerja para wasit di Liga 1. Meski demikian, Jokdri menitipkan pesan kepada teman-teman media massa agar tidak hanya fokus pada kinerja wasit. Sebab dalam sepak bola ini elemennya cukup kompleks, yaitu ada kinerja pemain, kinerja pelatih, kinerja perangkat pertandingan, pelaksana pertandingan dan sebagainya.
“Kami berusaha memberi atensi yang seimbang atas semua elemen tadi agar kita tidak tersandera oleh isu (buruknya kinerja wasit) yang bukan satu-satunya dalam pengembangan sepak bola. Kami mengerti bahwa setiap tim ada puas, tidak puas, dan muncul kontroversi. Pastikan ini menjadi tanggung jawab PSSI yang dari hari ke hari tidak lelah mengelola kesulitan ini,” ujar Jokdri ditemui di Hotel Excelton Palembang, Senin (30/4) siang.
Meski demikian, lanjut Jokdri, dibalik masih adanya kontroversi pada setiap pertandingan yang dilangsungkan, masih ada sisi positif yang seperti terlupakan. Jokdri menyatakan hal yang layak diapresiasi itu adalah tingkat persaingan yang sangat tinggi di mana semua tim ingin menjadi yang terbaik dan itu sangat positif.
“Yakinlah bahwa PSSI akan serius mengatasi masalah (wasit) ini. Khusus (soal) referee, PSSI mendapat special support dari FIFA dan JFA. Kita mendapat tiga orang referee assesor dari Jepang. Ini kolaborasi PSSI, JFA dan FIFA agar kita tidak menggunakan referee asing musim ini dan lebih memberdayakan referee lokal,” tuturnya.
“Sekali lagi saya ingin katakan dalam sepak bola ini ada tiga SDM penting, referee, coaches, player. Kita ingin konsentrasi kita tidak tersandera membicarakan referee terus menerus meski bukan pula diabaikan. Tapi kinerja elemen lain, performance dua elemen penting tadi harus menjadi perhatian kita semua,” imbuhnya. (ije)

















