YOGYAKARTA, fornews.co–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilat petir akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Informasi dari BMKG Pusat Jakarta, Yogyakarta akan mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Sabtu (7/12/2019).
BMKG mengungkapkan bahwa intrusi massa udara kering dari belahan bumi utara (BBU) telah melintasi laut Andaman, Aceh bagian Utara dan Selat Malaka bagian utara. Instrusi massa udara udara kering dari belahan bumi selatan (BBS) melintasi wilayah teluk Carpentaria. Akibatnya kondisi massa udara akan menjadi lebih lembab dan mendukung potensi konveksi kuat.
Namun daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, NTT, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua.
Massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, NTB, Kalimantan, Sulawesi bagian barat, Papua Barat dan Papua.
Di beberapa wilayah seperti Sumatera Utara, Jawa Tengah hingga perairan selatan Jawa Barat; perairan NTT, dari Kalimantan Tengah hingga laut Sulawesi dan Papua Barat bagian utara terdampak konvergensi memanjang dari semenanjung Malaysia.
Hujan lebat disertai angin dan kilat ini juga disebabkan adanya sikkonik EX KAMMURI yang terdapat di Laut Cina bagian Selatan. Sedangkan di samudra pasifik timur Philipina terjadi sirkulasi siklonik (925/900mb).
Dari pantauan BMKG di laut Cina Selatan terjadi low level jet dengan kecepatan angin berkecepatan >25 knot. Belokan angin terdapat di pesisir barat Sumatera, Jawa bagian barat, selat Karimata dan Papua. (adam)
instagram:
FORNEWS OFFICIAL
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















