PALEMBANG, Fornews.co – Virus Corona atau COVID-19 yang kini melanda dunia, justru menjadi keberuntungan bagi Jeff Bezos pendiri situs Amazon.com. Pasalnya, kekayaan salah satu orang terkaya di dunia ini meningkat pesat dikarenakan banyaknya yang mengakses toko online buatan Bezos, Amazon.com Inc.
Berdasarkan, indeks peringkat harian orang terkaya dunia dari Bloomberg yang terus diperbarui pada akhir setiap hari dalam perdagangan di New York
Untuk peringkat pertama orang terkaya di dunia yakni Jeff Bezos dengan nilai kekayaan bersih sebesar 138,5 miliar US Dollar atau sekitar Rp 2.000 triliun (kurs Rp 15 ribu). Kekayaan tersebut meningkat sejak awal tahun yakni sebesar 23,6 miliar US Dollar atau sekitar Rp 354 triliun. Jeff Bazos ini sendiri bergerak dibidang industry teknologi.
Untuk posisi kedua, dikuasai oleh Bill Gates dengan nilai kekayaan bersih yakni sebesar 105 miliar US Dollar atau setara sekitar Rp 1.575 triliun. Nilai tersebut mengalami penurunan sejak awal tahun yakni sebesar 8.41 miliar US Dollar atau sekitar Rp 126,15 triliun. Bill Gates juga bergerak dibidang industry teknologi.
Untuk posisi orang terkaya ketiga yakni Bernard Arnault dengan nilai kekayaan bersih yakni sebesar 77,3 miliar US Dollar atau sekitar Rp 1.159 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan sejak awal tahun yakni sebesar 28 miliar US Dollar atau sekitar Rp 420 triliun. Pengusaha asal Perancis ini bergerak dibidang industry konsumen.
Diposisi keempat, yakni Warren Buffett dengan nilai kekayaan bersih yakni sebesar 76 miliar US Dollar atau sekitar Rp 1.140 triliun. Angka tersebut juga mengalami penurunan sejak awal tahun yakni mencapai 13.3 miliar US Dollar atau sekitar Rp 199.5 triliun. Pengusaha asal Amerika Serikat ini menjalani industri beranega ragam.
Sedangkan, untuk posisi orang terkaya kelima yakni Mark Zuckerberg dengan nilai kekayaan bersih yakni mencapai 68,1 miliar US Dollar atau sekitar Rp 1.021 triliun. Angka tersebut juga mengalami penurunan yakni sebesar 10,3 miliar atau sekitar Rp 154,5 triliun. Mark Zukerberg ini menjalani bisnisnya dibidang industry teknologi yakni Facebook.
Dikutip dari TheStar.com, Kepala Strategi Pasar di Miller Tabak + Co, Matt Maley mengatakan apa yang dialami Jeff Bezos tentunya tidak berlaku pada pebisnis lainnya. Terutama di sector perbankan, salah satunya yakni Well Fargo & co dan JPMorgan Chase.
Kedua bank tersebut melaporkan kerugian mereka akibat banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, mereka pun memprediksi PHK akibat COVID-19 ini bakal lebih besar dibandingkan krisis tahun 2008 lalu.
kesenjangan kekayaan ini akan menjadi lebih luas dengan apa yang terjadi saat ini. Orang yang benar-benar kaya tidak perlu khawatir.“Ya, mereka berkurang kekayaannya tetapi tidak perlu khawatir kehabisan makanan diatas meja atau kehilangan rumah mereka,” singkatnya. (lim)
















