SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengajak seluruh warga Muba mengikuti pendataan Sensus Penduduk 2020. Setelah dilakukan secara online sejak 15 Februari 2020, kini terhitung 31 Agustus 2020 Sensus Penduduk (SP) dilakukan secara manual.
“Mari kita warga Muba sambut dengan ramah kedatangan petugas SP 2020, demi mewujudkan Satu Data Kependudukan,” ujar Dodi, Senin (31/08).
Menurut Dodi, pendataan SP sangat penting untuk diikuti oleh seluruh warga masyarakat Muba. Namun pada prosesnya, Dodi mengingatkan harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
“Dalam proses pendataan nantinya tetap patuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak aman,” katanya.
Kepala Badan Pusat Statistik Muba Sunita menyebutkan, segala bentuk persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari untuk melaksanakan SP Tahun 2020.
“Di tengah suasana pandemi, kami beradaptasi dengan protokol kesehatan dan berjanji untuk lebih berhati-hati khususnya di wilayah Muba,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga mengatakan, data merupakan salah satu kunci pembangunan di masa depan. Peran serta seluruh penduduk Muba saat ini diperlukan tanpa terkecuali, untuk dapat berperan aktif untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.
“Petugas Sensus Penduduk akan datang dan mencatat penduduk Indonesia secara serentak pada hari ini termasuk di Muba. Untuk itu mari kita dukung program ini sehingga kita pastikan bahwa kita terdata sebagai penduduk Indonesia,” tuturnya.
Pada pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020 sebelumnya, Kabupaten Muba merupakan daerah Terbaik Ketiga Response Rate di Sumsel. Sampai saat ini 60,88% KK masyarakat Muba sudah mengikuti sensus penduduk online. Dan masih ada kurang dari 40% yang belum terdata. Warga yang belum mengikuti pendataan akan dilakukan pada September 2020 yang akan didata langsung oleh petugas SP 2020. (ije)
















