GUNUNGKIDUL, fornews.co–Dua perusahaan milik Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istinewa Yogyakarta, borong penghargaan Top BUMD Award 2020.
Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu, yakni Bank Daerah Gunungkidul (BDG) dan PDAM Tirta Handayani.
Kedua BUMD itu berhasil masuk dalam penghargaan Top Business.
“Kita berharap kinerja dua perusahaan ini lebih meningkat setelah mendapatkan penghargaan sehingga masyarakat semakin percaya,” kata Bupati Gunungkidul, Badingah, dikutip dari Radio RRI Yogyakarta, Ahad (30/8/2020).
Selain kedua perusahaan BUMD, Bupati Gunungkidul, Badingah, juga menerima penghargaan Top Pembina BUMD 2020.
Penghargaan itu diberikan karena Bupati Gunungkidul, Badingah, merupakan pemegang saham Bank Daerah Gunungkidul dan PDAM Tirta Handayani.
Kedua perusahaan itu juga menerima penghargaan lain kategori Bintang Lima, Top of The Top BUMD, dan Top CEO BUMD 2020 pada Bank Daerah Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul mengungkapkan, kedua perusahaan perima penghargaan Top BUMD Award 2020 itu karena dinilai mampu mengatasi permasalahan ekonomi.
“Khususnya PDAM Tirta Handayani karena dapat mengatasi ketersediaan air bersih,” ujar Bupati Gunungkidul.
Perlu diketahui, pada tanggal 19 Agustus 2020, BPR Bank Daerah Gunungkidul berganti nama menjadi PT BPR Bank Daerah Gunungkidul.
Bank Daerah Gunungkidul juga konsisten dan fokus pada pengembangan usaha UMKM.
BPR Bank Daerah Gunungkidul memiliki aset hingga Rp 490 miliar dari 72.205 nasabah tabungan, 7.666 nasabah kredit, dan 1.447 nasabah deposito.
Sedangkan PDAM Tirta Handayani, hingga hari ini telah mengairi 62 persen dari 144 desa di Gunungkidul dengan air bersih dan memiliki pelanggan sebanyak 53 ribu.
Salah satu sumber air bersih itu diambil dari Gua Seropan di Semanu.
Meski diakui kondisi geografis Gunungkidul mempengaruhi sumber air, namun, PDAM Tirta Handayani berusaha meningkatkan pelayanan.
Bupati Gunungkidul, Badingah, berkomitmen dan mendorong kedua BUMD Gunungkidul untuk terus melayani masyarakat Gunungkidul. (adam)

















