PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 11 korban yang hilang akibat kecelakaan speedboat ‘Awet Muda’ di perairan Tanjung Serei, Banyuasin, terjadi Rabu (03/01) sekitar pukul 20.00 WIB, hingga sekarang belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Toto Mulyono mengatakan, ada 55 orang yang menjadi korban kecelakaan itu, 2 yang ditemukan meninggal dunia, 11 orang hilang, sisanya selamat saat kejadian.
“Sekarang kami masih melakukan pencarian terhadap 11 orang yang hilang ini, ” katanya saat ditemui di lokasi Tanjung Lago, Banyuasin, Kamis (04/01).
Dalam pencarian ini pihaknya dibantu tim dari Polisi Air (Polair), Dinas Kesehatan (Dinkes), Palang Merah Indonesia (PMI) dan beberapa pihak lainnya.
“Kami berharap pencarian oleh tim Basarnas ini membuahkan hasil,” imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Polisi Air (Dirpolair) Polda Sumsel, Kombes Pol Robinson DP Siregar mengatakan, kecelakaan ini tejadi saat speedboat ‘Awet Muda’ dari Primer Dua Karang Agung Musi Banyuasin (Muba) menuju Palembang. Namun, setiba di perairan Tanjung Serei Banyuasin, Sumsel. Speedboat ini dihantam ombak akibat cuaca buruk.
Speedboat pun patah dan langsung tenggelam akibat hantaman ombak tersebut. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap saksi dan pengemudi speedboat atau serang,” tutupnya. (bas).
Berikut daftar 11 orang yang hilang dalam kecelakaan speeboat ‘Awet Muda’:
- Yusril (pria)
- Doyok (pria)
- Henmas (pria)
- Iriko (pria)
- Ujang Obral (pria)
- Ujang Mas (pria)
- Wili (pria)
- Ari Sal (Pria)
- SI EF (pria)
- Naziri (pria)
- Anak Naziri (pria).
Sumber Basarnas Kota Palembang

















