PALEMBANG, fornews.co – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Palembang menyerahkan kartu keanggotaan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek kepada para pekerja sektor informal.
Ketua ISNU Palembang Ratu Dewa mengatakan, pemberian kartu untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) ini sebagai bentuk kehadiran ISNU Kota Palembang terhadap kaum marginal. Hal ini sesuai dengan hakikat awal adanya organisasi ini mewujudkan kepedulian sosial.
“Ini bentuk perhatian ISNU kepada para ustaz-ustazah, RT, hingga marbot masjid. Total ada 258 pekerja yang kami serahkan kartu BP Jamsostek,” ujar Ratu Dewa di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Sabtu (5/12).
Menurut Sekda Kota Palembang ini, para pekerja informal memang layak mendapatkan sedikit apresiasi dengan pemberian jaminan ini. Mengingat, pekerjaan mereka yang mengabdi kepada masyarakat dan tanpa pamrih. Ke depan program ini akan terus dimaksimalkan dan bisa merangkul lebih banyak lagi pekerja informal di Palembang.
“Program ini akan berlanjut sebagai bagian membantu masyarakat yang kurang mampu dan mengentaskan kemiskinan,” ucapnya.
Bahkan, pihaknya akan bersinergi dengan Pemkot Palembang untuk memberikan bantuan sehingga semakin banyak dan masal. Program kali ini dapat menjadi data base bagi stakholder terkait. Sebab, tidak menutup kemungkinan ke depan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor informal ini akan bertambah.
“Masih banyak ustaz-ustazah hingga marbot yang belum tercover sebagai peserta jaminan sosial,” kata Dewa.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Zain Setyadi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya langkah ISNU Kota Palembang untuk mendaftarkan para pekerja sektor informal untuk mendapatkan jaminan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada ISNU kota Palembang yang telah peduli terhadap sektor informal,” ujarnya. (yas)
















