KAYUAGUNG, fornews.co – Penutupan sekolah atau dialihkannya kegiatan belajar mengajar ke rumah akibat pagebluk (wabah) virus Corona (COVID-19) membuat sejumlah pengelola kantin di sekolah di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) turut terkena dampak. Sejak kebijakan bekerja ataupun belajar dari rumah para pengelola atau pedagang di kantin sekolah ini sekit mengalami masalah ekonomi.
Mengantisipasi masalah ini agar tidak berlarut, Dinas Pendidikan Kabupaten OKI menyalurkan sembako kepada para pedagang yang sebelumnya setiap hari menyiapkan jajanan untuk siswa.
“Pemberian sembako ini dilaksanakan untuk membantu mengurangi beban yang dirasakan masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Amin melalui Kabid Pembinaan PAUD, Purnomo, Jumat (10/04).
Menurutnya, berdasarkan pengakuan dari para pedagang di kantin-kantin sekolah sejak diberlakukannya kebijakan belajar di rumah ini banyak penghasilan mereka (pedagang) yang terganggu.
“Kami melaksanakan pemberian sembako tersebut sebagai wujud kepedulian Pemerintah daerah terhadap masyarakat yang berdampak akibat pandemi virus corona (Covid 19),” ujarnya.
Purnomo menjelaskan, ada 87 orang pemilik kantin sekolah untuk jenjang SD dan SMP di wilayah Kecamatan Kayuagung yang kali ini menjadi penerima paket sembako. Sementara untuk di wilayah Kecamatan lain menurut Purnomo masih dilakukan pendataan.
“kita menyiapkan lebih kurang 2.000 paket sembako,” pungkasnya. (rif)

















