JAKARTA, fornews.co – Dampak penyebaran virus Corona turut mempengaruhi pelaksanaan Piala Dunia U20 2021 di mana Indonesia telah ditunjuk sebagai tuan rumah oleh FIFA. Penyebabnya adalah molornya persiapan venue yang seharusnya sudah mulai dilakukan.
Bahkan penetapan 6 stadion dari 11 yang mengajukan diri belum juga diputuskan. Hal itu karena batalnya kunjungan FIFA yang dijadwalkan Maret 2020.
“PSSI sudah bersurat ke FIFA terkait Piala Dunia U20 2021. Ada enam dari 11 venue stadion untuk pelaksanaannya. Direncanakan FIFA akan datang ke Indonesia akhir Maret lalu, tapi karena situasi pandemi virus Corona mereka tidak jadi datang,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Kamis (09/04) dilansir dari pssi.org.
Menurut Iriawan, saat ini yang menjadi kendala adalah penyelesaian venue-venue yang ada. Di dalam timeline, harusnya April ini sudah mulai pembangunan. Tapi sampai sekarang tidak mungkin Pemerintah akan melakukan itu karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. Sehingga ini menjadi kendala buat PSSI nanti, apakah selesai atau tidak.
“Hingga saat ini, FIFA belum menentukan apakah menunda atau tetap melaksanakan Piala Dunia U20 pada tahun 2021. Kami akan menunggu perkembangannya serta arahan dari FIFA dan Pemerintah. Karena memang, kalau nanti pandemi virus Corona sampai bulan September 2020 (belum teratasi), sehingga mungkin otomatis pembangunan serta renovasi stadion-stadion yang memenuhi standar FIFA belum bisa dilakukan. Ini menjadi bahan pertimbangan kami nanti,” katanya.
“Semoga pandemi virus Corona segera berakhir dan PSSI bersama Pemerintah dapat segera melaksanakan berbagai persiapan sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2021. Kami juga telah mengirimkan dokumen semua stadion yang sudah kita cek ke FIFA, nantinya hanya enam stadion yang terpilih sebagai venue Piala Dunia U20 2021,” imbuh Iriawan.
Sebelumnya, PSSI sudah melakukan rapat dengan Kemenpora terkait persiapan Piala Dunia U20 2021. Selain itu, PSSI juga pernah dipanggil Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk membahas ajang bergengsi seluruh dunia ini.
Pada bulan Februari hingga Maret 2020, Ketua Umum PSSI bersama jajaran sudah melakukan pengecekan terhadap seluruh venue yang akan digunakan. Venue tersebut yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Patriot Candrabhaga (Bekasi), Pakansari (Bogor), Wibawa Mukti (Bekasi), Jalak Harupat (Bandung), Gelora Sriwijaya (Palembang), Mandala Krida (Yogyakarta), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Bali), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Utama Riau (Pekanbaru). (ije)

















