
PALEMBANG-Anggota Komite III DPD RI Abdul Aziz menyatakan, penguatan nilai pancasila dalam pembentukan karakter siswa, harus dilakukan sejak mereka SD hingga SMA. Agar penguatan tersebut tertanam, hingga mereka mengenal pengetahuan lebih luas universitas.
“Pola pendidikan saat ini harusnya lebih menekankan penanaman nilai moral yang sesuai dengan Pancasila, sejak prasekolah, hingga SMA. Ketika nilai tersebut tertanam dengan baik, maka karakter yang baik juga akan tercipta. Hingga dapat mewujudkan manusia yang berbudi luhur dan berakhlak,” ujarnya, saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA Widya Karya di Kertapati, Rabu(23/11).
Dihadapan ratusan siswa SMA Widya Karya, Aziz menjelaskan, Pancasila terkadang kurang dipahami sebagai ideologi penuh yang harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan berbangsa serta bernegara. Akibatnya, ketika ideologi dan pengaruh asing masuk dalam pemahaman para siswa, akan terjadi pergeseran nilai yang berujung pada runtuhnya nilai-nilai akhlak. “Ini yang kita takutkan. Karena itu sangat penting memberi pemahaman ideologi pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan,” jelasnya.
Sementara, Kepala Sekolah SMA Widya Karya Saim Marhadan menuturkan, pendidikan budi pekerti dan keluhuran sudah menjadi kewajiban bersama untuk memberikannya pada para siswa. Sekolah sendiri memiliki tugas khusus untuk membimbing para siswanya, agar memiliki jiwa dan semangat dalam penerapan ideologi Pancasila. “Sekolah harus mengajarkannya, hingga para siswa lebih terdidik dan mengamalkan pilar-pilar kebangsaan khususnya Pancasila,” tandasnya. (tul)

















