PALEMBANG, fornews.co-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tidak mengeluarkan kebijakan meliburkan pelajar selama gelaran Asian Games di Palembang.
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menyatakan, Pemprov Sumsel tidak membuat kebijakan terhadap sekolah untuk meliburkan siswa-siswinya ketika berlangsung even besar Asian Games.
“Mereka (pelajar) tetap belajar, tidak ada sekolah yang diliburkan. Ya karena di Palembang tidak ada ganjil – genap seperti di Jakarta, tidak ada buka tutup jalan tol,” ujarnya, saat dibincangi usai Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (26/07).
Tapi, ungkap Alex, nantinya ada sekolah-sekolah di Palembang akan di koordinasikan agar bisa ikut menonton dan dimobilisasikan. “Mungkin begitu arahnya, dikoordinasikan biar mereka bisa menonton. Kalau berapa banyak, ya sebanyak mungkin,” ungkapnya.
Berbeda dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta, yang meliburkan 34 sekolah saat Asian Games digelar di ibukota negeri ini. Hal tersebut, karena pertimbangan lokasi sekolah berada di dekat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusatz.
Selain itu, ada juga sekolah yang lokasinya dekat pintu keluar tol yang dilintasi kendaraan para atlet menuju venue. Tepatnya ada 8 rute perjalanan atlet dari Wisma Atlet menuju venue. Sebanyak 34 sekolah itu diliburkan dari 20 hingga 31 Agustus 2018. Khusus pada 22 Agustus, sekolah tidak diliburkan karena memang tanggal merah Idul Adha. (tul)

















