
PALEMBANG, fornews.co – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumsel Syaifuddin Aswari Rivai menyatakan, siapapun yang menjadi Gubernur Sumsel kedepan, harus memiliki pemikiran cerdas.
“Apa yang dibangun Pak Alex (Noerdin) saat ini sudah sangat baik. Dari semua yang dijalankan dan direncanakan, bisa dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Harus berpikir cerdas dan harus menjaga komunikasi dengan gubernur sebelumnya,” ungkap Aswari, pada acara dialog dengan Forum Jurnalis Parlemen (FJP), di Hotel Fave, Selasa (07/02).
Karena, ungkap Aswari, pembangunan daerah sering terputus, karena masing-masing pemimpin punya dan membawa konsep masing-masing. Padahal, kalau program dan konsep dari pemimpin sebelumnya itu sudah bagus dan diterima masyarakat, mengapa tidak diteruskan.
“Galak dan galak, seneng dak seneng, harus betanyo dengan Pak Alex. Saya bukan memuji, tapi harus kita akui. Kalau ada yang membandingkan saya dengan beliau, tentu jauh api dari panggang,” tegas Bupati Lahat ini.
Terkait pencalonan dirinya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018 nanti, Aswari memperjelas, bahwa jalan masih panjang dan masih ada waktu. Namun, Aswari berterima kasih kepada Partai Gerindra yang telah mempercayainya sebagai kader untuk maju pada Pilgub Sumsel.
“Saya sangat terima kasih dengan Partai Gerindra. Namun, saya juga harus melihat apakah saya dibutuhkan masyarakat Sumsel. Memang, saya punya pengalaman 8 tahun memimpin Lahat, tapi belum tentu menjadi yang terbaik untuk Sumsel. Semua ini masih banyak yang harus dibenahi, tapi kalau nanti saatnya saya dibutuhkan, tentu saya siap dengan semua perhitungan,” jelasnya.
Aswari menuturkan, pada hari ulang tahun ke 9 Partai Gerindra ini, Ketua Umum Prabowo Subianto telah mengimbau untuk menggelar kegiatan yang sederhana. Perayaannya memang dipusatkan di Jakarta, namun tiap daerah juga menggelar hari jadi tersebut dengan sederhana.
“Saya bersyukur jika Gerindra bisa disayangi seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya dan Sumsel pada khususnya. Untuk di Lahat, juga dilakukan sayembara untuk beberapa guru yang nantinya akan mendapat hadiah untuk diberangkatkan ke luar negeri melakukan studi banding,” tuturnya. (tul)
















