PALEMBANG, fornews.co – Janji Persita Tangerang untuk menyulitkan Sriwijaya FC dibuktikan sepanjang babak I. Hingga paruh waktu, Sriwijaya tertinggal 0-1.
Sejak wasit Mardiyono memulai pertandingan, Sriwijaya langsung berupaya menekan Persita. Peluang pertama didapat Sriwijaya dari sebuah serangan di sisi kanan pertahanan Persita. Monieaga yang melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan melepas umpan silang mendatar ke arah tengah. Bola yang disambut Airlangga Sutjipto berusaha diarahkan ke gawang menggunakan backhell. Sayang bola masih membentur kaki bek Persita dan keluar lapangan.
Persita yang tampil lepas beberapa kali mengancam gawang Sriwijaya. Beruntung kiper Sriwijaya, Galih Sudaryono masih mampu mengantisipasi dengan baik arah bola.
Sama-sama memburu kemenangan, kedua tim terlibat permainan keras. Benturan demi benturan terjadi yang mengakibatkan pemain kedua tim terkapar di lapangan.
Bahkan pertandingan sempat terhenti setelah pemain kedua tim bersitegang di menit 40. Wasit pun mengeluarkan kartu kuning masing-masing untuk Ryan Wiradinata (Sriwijaya FC) dan Aldi Al Achya (Persita Tangerang) yang menjadi pemicu keributan.
Pendukung tuan rumah dibuat terdiam di menit 42. Melalui situasi set piece pemain Persita berhasil menggetarkan gawang Sriwijaya. Tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Sriwijaya diarahkan M Toha ke tiang jauh. Aldi A Achya yang lepas dari kawalan pemain Sriwijaya menyundul bola ke tengah kotak penalti yang disambut dengan sundulan Ade Jantra.
Hingga turun minum Sriwijaya tak mampu mengejar defisit gol dan harus menerima tertinggal 0-1 di kandang sendiri. (ije)
















