PALEMBANG, fornews.co – Setelah ditahan imbang 0-0 di babak I, Sriwijaya FC akhirnya membuktikan diri di babak II dengan mencetak 2 gol ke gawang Persibat Batang untuk mengakhiri laga 2-1.
Memulai laga babak II, Sriwijaya tampil lebih agresif. Bahkan hasilnya langsung terlihat di menit 51. Sriwijaya memecah kebuntuan melalui Yohanis Nabar yang sukses menjebol gawang Persibat yang dijaga Mukhti Alhaq melalui sundulannya menyambut umpan Siswanto dari sisi kiri pertahanan lawan.
Usai terjadi gol, pertandingan menjadi lebih terbuka. Persibat yang ingin mengejar ketinggalan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat saat bek tengah Persibat, Mu’min Aliansyah mencetak gol penyeimbang di menit 59. Tendangan bebas Lucky Octavianto di sisi kanan pertahanan Sriwijaya mengarah ke tengah kotak penalti. Bola yang berhasil dihalau justru jatuh ke kaki Mu’min yang langsung melepaskan sepakan keras kaki kiri jarak dekat tanpa bisa dihalau Galih Sudaryono.
Kembali imbang pertandingan semakin seru. Meski kabut asap semakin tebal, namun motivasi kedua tim untuk meraih poin maksimal pun semakin besar. Terutama bagi Sriwijaya yang bertindak sebagai tuan rumah.
Di tengah asyiknya aksi jual beli serangan, terjadi insiden di menit 84. Wasit Ginanjar Rahman Latief dari Jawa Barat mengganjar Pelatih Persibat Batang Bona Elisa Simanjuntak dengan kartu kuning karena melakukan protes. Namun karena tidak terima dan bersitegang dengan wasit, Bona pun dikenakan kartu kuning kedua dan harus meninggalkan bangku cadangan.
Berselang satu menit setelah diusirnya Bona, Sriwijaya mampu mencetak gol untuk kembali unggul 2-1. Umpan jauh Yericho Christiantoko mengarah ke Yohanis Nabar di kotak penalti. Bukan memanfaatkan peluang sendiri, Anis justru mengirim kembali bola ke arah Yongki Aribowo yang berlari di tengah kotak penalti. Yongki pun melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Persibat, Mukhti Alhaq.
Dengan tambahan 3 poin, Sriwijaya semakin mantap memimpin klasemen sementara Liga 2 2019 wilayah barat dengan 37 poin. Sementara Persibat harus rela turun ke peringkat 10 atau masuk zona merah. Poin 16 milik Persibat dilampaui 19 poin PSPS Riau yang memenangkan laga kontra Aceh Babel United. (ije)

















