PALEMBANG, Fornews.co – Polrestabes Palembang harus menangkap youtuber Palembang, Edo Putra. Lantaran, telah membuat dan mengupload konten prank bagi-bagi sampah berkedok daging kurban, Minggu (2/8).
Dalam video yang berdurasi 11.56 menit, Edo bersama rekannya tengah mengumpulkan sampah. Kemudian, memberikan bungkusan tersebut kepada emak-emak dengan berkedok bungkusan daging. Namun, saat dibuka kantong tersebut berisikan sampah.
Video yang diupload pada 31 Juli dan telah ditonton sekitar 14 ribu orang. Sebanyak 3,9 ribu orang menyukai video tersebut dan 132 ribu orang tidak menyukai video tersebut. Konten itu pun menuai kritik dari warganet hingga meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjutinya.
“Mau ini settingan atau enggak yang jelas prilaku lu tidak pantas untuk di saham dunia maya. Mohon parties berwajib bertindak, jangan ada lagi hal-hal bodoh seperti ini hanya untuk ketenaran semata. Jika hal ini dibiarkan hanya alasan parties yang menerima sampah tidak mau melaporkan maka hal ini akan terus terulang. Konten kreator kok seperti ini merasa bangga dengan hal yang sebenarnya sangat merugikan orang lain demi apapun jika di dalam video tersebut adalah ibu saya yang menjadi korban Prank maka sudah gua habisin lu set*n. Berbagi tidak harus merendahkan terlebih PT Karya Cipta Putra gua sakit hati cok lihat ibu-ibu nya. Bayangin kalau itu ibu gua. Tolong bantu laporan please,” salah satu komentar yang ditulis Sumino Gk dalam youtube Edo Putra.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku bersama rekannya. Lantaran, telah membuat resah dengan konten yang telah diuploadnya tersebut. Hanya saja, Kapolrestabes masih enggan membeberkan tindaklanjut terhadap pelaku.
“Benar pelaku telah ditangkap, dan rencananya besok akan disampaikan keterangan lebih lengkap,” singkatnya. (lim)

















