
BATURAJA-Warga Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), sejak dua hari terakhir mulai khawatir kekurangan bahan makanan dan air bersih. Daerah tersebut, banjir ketinggian air yang saat ini sudah mencapai 1 meter.
Pantauan di lapangan, untuk tetap beraktivitas warga harus menggunakan perahu (sampan) akibat akses jalan untuk keluar rumah tidak bisa menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. “Lebih dari 300 rumah yang terendam banjir, dan saat air sungai belum ada tanda-tanda akan surut. Di khawatirkan, jika air terus naik, warga akan kesulitan air bersih,” ujar Kepala Desa Kepayang, H Sobari, saat mendampingi unsur Muspika Peninjauan, meninjau situasi banjir Selasa (29/11).
Dia mengungkapkan, wilayah Desa Kepayang ada 4 Dusun yang paling parah terendam banjir, yakni Dusun 2, 3, 4, dan 5. “Air mulai naik semenjak sore kamarin, yang saat ini rata-rata ketinggiannya sudah 1 meter. Mudah-mudahan situasi air tidak bertambah lagi, dan warga kami busa beraktifitas seperti biasa,” harapnya.
Lanjut Sobari, pihaknya mengerahkan seluruh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), yang melibatkan petugas kesehatan untuk memantau situasi dan selalu siaga. “Kita siapkan posko banjir, untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan dampak dari banjir, dengan melibatkan aparat desa, dan petugas kesehatan,” jelasnya.
Sementra, Camat Peninjauan Feri Iswan AP MPA, mengimbau seluruh Kepala Desa (Kades) agar tetap waspada terhadap banjir. Terlebih lagi bagi desa-desa yang berada di posisi dataran rendah. “Diharapkan semua pihak tetap siaga, sebab sewaktu-waktu Sungai Ogan bisa membesar lagi. Sebab dari kemarin sore (Senin 28/11), hujan terus hingga tadi pagi. Semua perangkat desa dan BPD selalu siaga. Laporkan jika da kejadian,” imbau Feri.
Informasi yang berhasil, di himpun untuk do Kecamatan Peninjauan, terdapat dua Desa yang tergenang banjir, yakni Desa Kepayang, dan Belimbing. Adapun untuk di Kecamatan Lubuk Batang, Desa Karya Mulya dan Desa Lubuk Batang lama. Sedangkan untuk di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), kondisi air belum mengganggu aktivitas warga, dan banjir kiriman tersebut akan masuk wilayah Kecamatan KPR, di perkirakan nanti sore hingga malam nanti. (ibr)
















