PALEMBANG, fornews.co-Sejak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel membuka posko penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di halaman Kantor Gubernur Sumsel pada pertengahan Maret lalu, sejumlah bantuan seperti Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan dan losgitik terus berdatangan.
Tercatat, bantuan dari Farmalkes Kemenkes RI pada 24 Maret lalu, berupa APD lengkap untuk untuk 5 Rumah Sakit rujukan COVID-19 Sumsel. Bantuan itu terdiri dari 5 paket APD lengkap, yakni masker tali 20 kotak; cover all suit 50 piece (pcs); APD 5 item 10 paket (cover all suit, sarung tangan panjang, sarung tangan biasa, cover shoe, dan masker N 95); APD 7 item 5 paket (cover all suit, sarung tangan panjang, sarung tangan biasa, cover shoe, masker N 95, kaca mata google, sepatu boot).
Nah, bantuan itu telah didistribusikan pada 26 Maret lalu, yang penyerahan secara simbolisnya dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, kepada lima rumah sakit rujukan COVID-19.
Masing-masing untuk Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang 1 paket, RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel 1 paket, Rumah Sakit Dr. Rivai Abdullah Kabupaten Banyuasin 1 paket, RSUD Lahat 1 Paket, dan RSUD Kayu Agung 1 paket.
Bantuan sebanyak 8.850 pcs cover all suit lainnya, secara berturut-turut diterima Pemprov Sumsel dari BPBD Sumsel pada 28 Maret 2020 sebanyak 1.100 pcs dan 5 April 2020 sebanyak 750 Pcs; Kemenkes RI pada 5 April 2020 sebanyak 2.000 pcs dan pada 7 April 2020 sebanyak 5.000 pcs.
Bantuan itu juga telah didistribusikan ke rumah sakit di Sumsel dan ke Dinkes Kabupaten/kota, hingga 10 April 2020 sebanyak 2.363 pcs, dan sekarang cover all suit masih terus didistribusikan.
“Semua bantuan yang masuk untuk segera didistribusikan dengan transparan dan tepat sasaran. Termasuk ke rumah sakit mana yang membutuhkan dan memanfaatkan alat-alat yang diberikan,” Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Herman Deru juga mengingatkan, bahwa bantuan ventilator dari pengusaha muda asal Sumsel yang harganya ratusan juta harus disalurkan pada rumah sakit-rumah sakit yang tepat.
“Pastikan juga tenaga yang bisa mengoperasikannya. Jangan sampai bantuan ini sudah diberikan tapi malah tidak terpakai karena tidak ada yang bisa menggunakan” imbau dia.
Untuk bantuan ventilator dan sejumlah bantuan lain juga sudah terdata diterima di Dinas Kesehatan Sumsel dan sebagian besar sudah disalurkan. Pemprov Sumsel juga menerima bantuan kacamata google dari BPBD Sumsel sebanyak 10 pcs pada 28 Maret, yang semuanya didistribusikan ke ODP Center Jakabaring pada 30 Maret lalu.
Aliran bantuan lainnya yang diterima posko penanganan COVID-19 Pemprov Sumsel datang dari Buddha Tzu Chi berupa alat rapid test sebanyak 4.800 pcs, yang telah didiatribusikan ke kabupaten/kota dan Provinsi Sumsel. Kemudian, sejumlah obat-obatan dari BMHP dan BPBD Sumsel pada 9 April kemarin. (aha)
















