MARTAPURA, fornews.co – Setelah resmi terbentuk, Pimpinan dan Sekretariat Panita Pengawas kecamatan (Panwascam) se Kabupaten OKU Timu mulai dibekali dengan pengetahuan kepemiluan. Tak hanya mampu melaksanakan tugas pengawasan, jajaran panwascam diharapkan mampu mentransfer ilmunya kepada Pangawas Kelurahan/Desa (PKD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).
“Kami menggelar ttraining of trainer (TOT) dengan peserta seluruh Pimpinan Panwascam serta Kasek Panwascam dari 20 kecamatan yang ada di bumi sebiduk sehaluan. TOT ini kami laksanakan sebagai turunan dari TOT yang kami ikuti di Bawaslu Provinsi Sumsel tujuan agar jajaran kita Panwascam paham tentang tugas dan fungsinya sebagai pengawas pada pilkada di tahun 2020 ini dan juga dapat mentrasferkan ilmu yang didapat selama TOT kepada seluruh jajaran baik staf kecamatan, PKD dan PTPS,” ujar Komisioner Bawaslu OKU Timur Benny Tenagus, Jumat (31/1).
Seluruh komisioner Bawaslu OKU Timur memberikan materi dalam kegiatan yang digelar pada Rabu – Kamis (29 – 30/1) tersebut. Koordinator Sekretariat Bawaslu OKU Timur, Karlisun juga memberikan ilmunya terkait administrasi kesekretariatan.
“Seluruh Pimpinan dalam penyampaian materi selalu mengingatkan Panwascam dalam melaksanakan tugas harus sesuai UU dan aturan yang ada tentang Pilkada, jangan sungkan-sungkan untuk membacanya,” kata Benny.
Dia juga mengingatkan jajaran Panwascam terus lakukan sosialisasi serta membuat imbauan-imbauan setiap tahapan pilkada pada Tahun 2020. Jika sosialisasi dan imbauan aktif disampaikan, pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi dilakukan oleh Paslon bupati dan wakil bupati maupun Tim Pemenangan dapat dicegah.
“Memang pada saat ini belum tahapan penetapan Calon Bupati maupun wakil Bupati baik perseorangan maupun melalui Parpol, tapi kita mulai dini harus melakukannya untuk bersosialisasi lebih baik mencegah daripada nantinya banyak pelanggaran,” tutur Benny.
Benny juga menyampaikan agar masyarakat ikut berperan aktif mengawasi pelaksanaan Pilkada 2020. “Kami juga berharap seluruh lapisan masyarakat untuk peduli bersama-sama kami mengawasi Pilkada pada Tahun 2020 ini sehingga proses Pilkada dapat berjalan aman, damai dan sesuai UU dan aturan yang ada,” tandasnya. (ari)
















