KAYUAGUNG, fornews.co – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merespons positif pelarangan umrah untuk sementara waktu oleh pihak Arab Saudi yang merupakan buntut dari penutupan kunjungan terhadap Warga Negara Asing (WNA) ke negara setempat.
Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kemenag OKI, H Mutawali mengungkapkan, hal positif yang bisa diambil dari hal ini adalah keamanan dari para jemaah itu sendiri.
“Kalau dampaknya, untuk kepentingan jemaah sendiri itu sebenarnya cukup positif. Karena kalau kami lihat ini demi keselamatan dan keamanan jemaah itu sendiri,” katanya, Senin (02/03).
Terkait pelarangan ini, memang kemungkinan ada kekecewaan dari jemaah karena gagal berangkat atau waktu keberangkatannya ditunda. Namun, menurutnya jika dilihat dari segi positif ini bukan hanya akan berdampak untuk keamanan jemaah tapi juga masyarakat luas.
“Tapi dari penyelenggara mungkin berbeda, dari travel mungkin rugi dia,” ujarnya.
Terkait hal ini, dikatakan Mutawali bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi bahwa ada warga OKI yang keberangkatan umrahnya ditunda.
“Terkait penundaan keberangkatan karena larangan ini di OKI tidak ada, tapi kalau sebelum pelarangan kemarin ada yang berangkat dan sekarang sudah hendak pulang. Ini memang belum ada jadwal pemberangkatan, dari pihak travel juga belum ada menginformasikan ini,” tandasnya. (rif)

















