SEKAYU, fornews.co – Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, terus melanjutkan kunjungan kerja refleksi pembangunan tahun 2021 ke Kecamatan Lawang Wetan dan Batanghari Leko, Kamis (23/12/2021).
Saat berbicara di SD Negeri 1 Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lawang Wetan, Beni Hernedi menyampaikan, selama dua minggu ini bersama pejabat dan OPD terkait, menjelajahi setiap kecamatan yang ada di Muba.
“Hingga saat ini sudah 12 Kecamatan yang didatangi, jadi ada 3 kecamatan lagi yang harus kita kunjungi untuk melakukan refleksi pembangunan tahun 2021,” ujar dia.
Beni mengungkapkan, hal yang menjadi tantangan ke depan untuk fokus pada transformasi ekonomi adalah, titik kunci untuk meningkatkan produktivitas dengan mengubah struktur perekonomian dari lower productivity ke higher productivity.
“Kalau selama ini komoditas menghasilkan produk mentah, maka tingkatkan produk setengah jadi, atau barang jadi agar dapat meningkatkan perekonomian,” ungkap dia.
Beni menjelaskan, saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir, bahkan masuk varian baru yang di sebut Omicron. Jadi perlu diingatkan untuk tetap patuhi protokol kesehatan.
“Tetap waspada lindungi orang sekitar dan segera lakukan vaksin, sebagai salah satu upaya agar terhindar dari virus,” jelas dia.
Sementara, Kepala Bappeda Muba, Iskandar Syahrianto menerangkan, indikator strategis pembangunan Kabupaten Muba meliputi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pemerataan pendapatan (indeks Gini), Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Kemiskinan.
Untuk penanggulangan kemiskinan, sambung dia, Pemkab Muba mengupayakan kegiatan strategis. Kecamatan Lawang Wetan di tahun 2022 mendatang akan ada 38 kegiatan strategis dengan total alokasi anggaran sebesar Rp20.960.659.020.
“Sementara untuk kecamatan Batanghari Leko ada 36 kegiatan strategis dengan total alokasi anggaran sebesar Rp49.362.445.012,” terang dia. (aha)

















