YOGYA,fornews.co – Sebuah video beredar memperlihatkan aksi saling lempar batu di sekitar kawasan Jalan Kenari dan Balai Kota Yogyakarta.
Aksi saling lempar batu yang terjadi pada Ahad sore, 4 Juni 2023, diduga buntut keributan di Parangtritis, Kretek, Bantul pada Sabtu, 28 Juni lalu.
Dari informasi yang dihimpun keributan itu bermula dari warga Parangtritis beradu mulut dengan rombongan suporter bola saat mengelar acara di kawasan wisata Parangtritis hingga batas waktu yang diijinkan.
Salah seorang warga berinisial AS menjadi korban pengeroyokon saat berusaha melerai keributan tersebut.
AS ternyata adalah anggota pencak silat di Bantul yang memiliki anggota cukup banyak.
Atas kejadian tersebut jajaran Polres Bantul telah menangkap beberapa orang pelaku pengeyorokan.
“Polres Bantul sudah mengamankan 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jefry, dikutip dari Kedautalan Rakyat.
Kejadian di Parangtritis itu berbuntut panjang. Ratusan orang dari ormas pencak silat yang dinaungi AS kemudian mendatangi bascamp suporter bola di seputaran Stadion Mandala Krida.
Polisi dari Polsek Umbulharjo, Polresta Yogya dan Satuan Brimob Polda DIY berikut Koramil 0734/07 Umbulharjo yang sudah berada di lokasi kejadian menghadang massa yang bersiap bentrok di Jalan Kenari.
Dari kesaksian warga setempat, massa bermotor datang dari Selatan kemudian terjadi saling lempar batu.
“Sangat banyak mas. Ramai. Saya ketakutan,” ujar seorang pengguna jalan yang terpaksa menjauh dari lokasi kejadian.
Kericuhan yang sempat terjadi di seputar Stadion Mandala Krida pada sore itu kemudian membesar di seputar Jalan Taman Siswa.
Karena jumlah massa dari ormas pencak silat semakin bertambah mereka kemudian dilokalisir ke Pendapa Taman Siswa.

Meski tadi malam sekira pukul 22.30 WIB massa pencak silat telah dievakuasi menggunakaan 16 truk Polri, namun, hingga Senin pagi sekira pukul 06.00 WIB polisi masih terlihat menaikan motor ke dalam truk di halaman Pendapa Tamsis.
Kejadian tersebut kini masih dalam penyelidikan polisi yang nantinya akan diteruskan ke pengadilan untuk diproses lebih lanjut. (adam)
Copyright © 2023 fornews.co. All rights reserved.

















