PALEMBANG, fornews.co – Tewasnya satu keluarga di Villa Kebun Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, masih diselimuti misteri. Benarkah sang kepala keluarga Fransiskus Xaverius Ong yang membunuh istri dan kedua anaknya lalu bunuh diri atau ada pelaku lain yang mengeksekusi para korban?
Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan motif dibalik tewasnya satu keluarga ini. Selain masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi, penyidik masih terus menelusuri semua kemungkinan terkait kasus ini.
“Semua anggota keluarga tewas dengan luka tembak di bagian kepala. Olah TKP sudah dilakukan, tapi kami belum tahu motifnya. Kami masih menunggu hasil forensik di RS Bhayangkara dan uji balistik yang dilakukan Labfor,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto, Rabu (24/10).
Dibalik tanda tanya publik apakah kasus ini pembunuhan atau bunuh diri sekeluarga, beredar dua lembar kertas kecil dengan tulisan tangan yang diduga pesan terakhir yang ditulis Fransiskus Xaverius Ong (45).
Pada lembar pertama tertulis “Aku sudah sangat lelah, maafkan aku.” Lalu di lembar kedua berisikan “Aku sangat sayang dengan anak & istriku.. Choky dan Snowy. Aku tidak sanggup meninggalkan mereka di dunia ini.”
Ditemui terpisah, Effendi (50), kakak korban Margaret Yentin Liana, membenarkan adanya dua carik kertas di rumah adik iparnya. Namun, dia tidak mengetahui secara pasti apakah benar itu tulisan tangan adik iparnya atau bukan.
“Saya belum lihat (langsung) soalnya (kertasnya) ada di penyidik,” katanya ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10).
Menurut Effendi, pertemuan terakhirnya dengan keluarga adiknya itu sekitar tiga bulan lalu. Namun pagi tadi dia mendapat kabar dari polisi mengenai peristiwa yang menimpa keluarga adiknya itu dan langsung menuju kamar mayat RS Bhayangkara Palembang.
Peristiwa ini, kata Effendi, sangat mengejutkan keluarga besarnya. Sebab selama ini keluarga adiknya itu baik-baik saja. Tidak pernah ada keluhan baik dari adiknya maupun adik iparnya.
“Kami belum tahu apa sebenarnya penyebab pasti peristiwa ini. Kami (pihak keluarga) serahkan ke polisi,” tutupnya.
Sebelumnya, warga Villa Kebun Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, digemparkan dengan penemuan satu keluarga yang tewas di rumahnya, Rabu (24/10) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban terdiri dari Fransiskus Xaverius Ong (45), Margaret Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathlyn Fransiskus (11). Para korban yang terdiri dari suami, istri dan kedua anaknya itu tewas dengan luka tembak di bagian kepala di atas tempat tidur masing-masing. Dugaan sementara, pembunuhan ketiga korban dilakukan sang suami Fransiskus Xaverius Ong (45) sebelum akhirnya melakukan bunuh diri. (ije)

















