KAYUAGUNG, fornews.co – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), menekan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menimbulkan kabut asap di Sumatera Selatan, sebagaimana yang terjadi pada 2015 lalu, maka penghargaan ProKlim disematkan oleh Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Salah satu indikator keberhasilannya, karena melakukan pembinaan dan secara aktif melaksanakan ProKlim di Desa Bangsal, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, H Alamsyah menjelaskan, program ProKlim ini dilakukan dengan mengajak pemerintah dan masyarakat yang ada di desa-desa untuk lebih peduli dengan lingkungan.
“Program ini telah kita coba untuk kembangkan di beberapa desa yang ada di OKI,” katanya saat dihubungi.
Melalui program ini, Alamsyah mengakui, bisa menekan angka kebakaran hutan dan lahan. Dengan kata lain, program ini bertujuan untuk mendorong dan memfasilitasi tumbuhnya Kampung Iklim melalui pengayaan inovasi program adaptasi maupun mitigasi perubahan iklim yang dilaksanakan secara kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan jajaran masyarakat.
“ProKlim menjadi tindakan nyata untuk menyesuaikan diri terhadap dampak perubahan iklim. Ini menjadi program penting sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengembangan program Kampung Iklim di OKI,” jelas Alamsyah.
Penghargaan tersebut diberikan Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada rangkaian acara Hari Aksi Perubahan Iklim, di Auditorium Manggala Wanabakti KLHK Senayan.
Dirinya berharap, dengan adanya penghargaan ini desa-desa lain yang ada di Kabupaten OKI (khususnya) dapat mengikuti jejak untuk lebih memperbaiki iklim dengan lebih peduli terhadap lingkungan. (rif)

















