KAYUAGUNG, fornews.co – Sejak muncul kasus positif terjangkit Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) perdana beberap waktu lalu, penambahan kasus terkonfirmasi positif Corona harian di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (25/05) memecahkan rekor. Perhari ini, total kasus positif Corona di Kabupaten tersebut berjumlah 59 orang dengan tambahan kasus terbaru sebanyak 28 kasus.
Juru Bicara (jubir) Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan didampingi Kepala Dinas Kominfo OKI, Alexander Bustomi menerangkan, penambahan hari ini merupakan hasil uji lab yang diperiksa pada tanggal 7-8 Mei 2020 lalu.
“Hari ini bertambah sebanyak 28 kasus positif. Kasus ini merupakan hasil uji lab pada tanggal 7-8 Mei lalu,” ungkapnya melalui konferensi pers virtual, Senin malam.
Iwan mengatakan, ke 28 pasien positif terbaru ini merupakan hasil kontak tracing dari pasien MNM asal Kecamatan Mesuji dan Lempuing. Menurutnya, tambahan jumlah kasus positif virus corona semakin banyak karena sistem pemeriksaan yang digunakan adalah metode polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi Covid-19 yang semakin banyak.
Terkait penambahan sebanyak 28 kasus ini, Iwan meminta masyarakat tidak perlu panik karena semua pasien positif sudah melakukan isolasi mandiri dengan diawasi selama 18 hari. “Tidak perlu panik untuk penambahan kasus positif pada hari ini karena masing-masing sudah melakukan isolasi mandiri dan diawasi penuh oleh Gugus Tugas Kecamatan dan Desa,” ungkapnya.
Dikesempatan itu Iwan juga menyampaikan pesan langsung Bupati OKI, H Iskandar SE kepada masyarakat dalam menghadapi corona. “Pesan Bapak Bupati, anggaplah diri kita ini sudah terpapar meski tidak terpapar. Dengan demikian kita akan semakin waspada menyelamatkan diri kita dan orang lain dari Covid-19,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexsander Bustomi menambahkan, secara nasional penambahan angka positif corona meningkat karena semakin banyaknya sampel yang diuji dan semakin cepatnya uji lab melalui metode PCR. Dijelaskannya, pemerintah semakin masif melakukan pemeriksaan sehingga kasus-kasus terbaru ditemukan semakin cepat dan diharapkan bisa cepat ditangani. (rif)
















