PALEMBANG, fornews.co – Menyapu bersih kemenangan di 4 laga terakhir, membuat Sriwijaya FC kokoh memimpin klasemen sementara Liga 2 2019 wilayah barat. Meski hasil pertandingan sangat baik, namun penampilan Yongki Aribowo dkk bukan tanpa kekurangan.
Laskar Wong Kito sedang diselimuti tren positif. Tak hanya membukukan kemenangan, di empat laga terakhir ini juga Sriwijaya mencatatkan clean sheet atau tidak kebobolan. Yongki dkk menang 1-0 atas Babel United, 1-0 dari Perserang Serang, 3-0 dari Cilegon United, dan 1-0 atas PSGC Ciamis. Istimewanya, kemenangan atas Perserang dan PSGC diraih di kandang lawan.
Meski membuat catatan impresif di awal putaran II Liga 2 ini, namun bukan berarti Sriwijaya tanpa pekerjaan rumah. Ada beberapa hal yang mesti cepat dibenahi agar tren positif ini bisa terus terjaga
“Kita memang menang terus di empat laga terakhir. Tapi pastinya tetap ada evaluasi meski menang,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi usai memimpin latihan di Lapangan Holcim, Cilacap, Jumat (06/09) sore.
Seperti di laga kontra PSGC Ciamis, Rabu (04/09), Kas menilai pemainnya masih sering terlambat melakukan transisi terutama dari menyerang ke bertahan. Akibatnya, saat kehilangan bola, lawan akan dengan mudah menembus lini pertahanan dan langsung mengancam gawang Sriwijaya.
“Transisi pemain yang masih perlu diperbaiki. Kita evaluasi dan mencari cara bagaimana supaya lebih cepat transisi,” tuturnya.
Menurut Kas, lawan di pekan 15, PSCS Cilacap memiliki karakter permainan cepat. Hal itu didukung pemain-pemain mudanya yang masih memiliki kelebihan di sisi stamina. Namun Kas sudah punya formula untuk meredam lawan dengan karakter seperti itu.
“Pemain PSCS cepat-cepat. Tipikal pemain muda kan cepat-cepat. Gaya permainan mereka mirip dengan PSGC Ciamis. Kita harus bisa meredam kecepatan pemain-pemain mereka dengan main sabar, tenang, jangan panik. Secara mental ya main harus enjoy, gak terbebani, tapi disiplin menjalankan taktik,” katanya. (ije)
















