SEKAYU, fornews.co – Rencana membangun Kawasan Industri Hijau di Kecamatan Bayung Lencir terus dimatangkan. Bukti keseriusan atas gagasan itu, Bupati Muba Dodi Reza melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bayung Lencir Green Industrial Park, bersama OPD Pemkab Muba terkait, Kamis (05/09).
Dodi beralasan memilih Kecamatan Bayung Lencir karena terdapat pusat industri minyak-gas dan kelapa sawit. Sehingga, Bayung Lencir dinilai sangat strategis untuk dijadikan Kawasan Industri Hijau.
“Ide awal dipilihnya Bayung Lencir, selain karena memang kawasan industri migas dan perkebunan, di Bayung Lencir juga telah menemukan giant discovery atau cadangan gas terbesar nomor empat di dunia,” kata Dodi.
Dikatakan Dodi, kesempatan yang ada sekarang ini harus dimanfaatkan, memang masih sekitar dua hingga tiga tahun lagi, namun perlu disiapkan dari sekarang. Setiap kegiatan industri dan hilirisasi komoditas oleh BUMD sedapat mungkin diarahkan di titik lokasi rencana kawasan industri tersebut.
“Segera buat Tim Percepatan Pembangunan kawasan Industri Bayung Lencir/Green Industrial Park yang diketuai Sekretaris Daerah dan melibatkan OPD terkait di sini, sesuai bidang masing-masing. Saya minta master plan, tata ruang dan blue print turunan ini segera dikerjakan,” ujarnya.
“Pada pertemuan berikutnya undang perusahaan yang ada di sekitar wilayah Bayung Lencir melalui SKK Migas dan K3S serta perusahaan perkebunan juga. Selanjutnya kita susun rencana kerja, siapa dan apa yang harus dikerjakan dengan dirinci, investor yang berminat juga disiapkan, di samping roadshow ke perusahaan luar, jadi berjalannya pararel,” imbuhnya.
“Tim percepatan di luar OPD butuh koordinator, maka perlu disediakan Sekretariat di kantor Perwakilan Palembang. Mulai dari sekarang, sehingga jika muncul kendala secara teknis dapat segera dicarikan solusi terbaik. Kemudian rencana ini masukan ke RPJM kita, bahwa akan ada kawasan industri milik Muba bekerja sama dengan perusahaan yang memanfaatkan SDA yang ada,” pungkas Dodi.
Sementara itu, Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Hijau Kecamatan Bayung Lencir, Muhammad Johnson memaparkan, tujuan pembangunan Bayung Lencir Green Industrial Park sebagai pusat kegiatan industri, sehingga perekonomian Muba mengalami kemajuan dan kesejahteraan rakyat meningkat.
“Dari peluang-peluang bisnis yang ada dalam rangka pemanfaatan SDA, peluang bisnis yang prioritas harus segera direalisasi adalah Bayung Lencir Green Industrial Park. Untuk itu studi pembangunan yang mendesak harus disiapkan yaitu, master plan dan site plan dan untuk itu pembiayaannya akan diupayakan dari calon mitra kerja sama,” tuturnya.
Johnson juga memaparkan peluang bisnis yang mengikuti Bayung Lencir Green Industrial Park yaitu, PLTG dan PLTGf, water treatment plant, pengolahan limbah kawasan, kilang gas untuk kebutuhan, industri agro (karet dan sawit) dan rest area serta SPBU BBM/BBG.
“Tindak lanjut yaitu perlunya pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Hijau Bayung Lencir, penetapan lokasi kawasan, follow up meeting, penyusunan studi pembangunan, penyusunan business plan dan industrial park and investment ecounter,” ujarnya.(bas)

















