
SLEMAN, fornews.co – Selain berlibur ke Pulau Dewata Bali, mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, juga akan menghabiskan masa liburan di Indonesia, dengan mengunjungi kompleks wisata sejarah budaya Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk kunjungannya ke sana, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, mempersiapkan diri dengan mempelajari lagi mengenai sejarah Candi Prambanan yang dibangun pada abad ke sembilan tersebut.
“Ya saya memang sudah dihubungi pihak pengelola Candi Prambanan untuk menjadi pemandu saat Barack Obama berkunjung. Informasinya Obama akan berkunjung ke Candi Prambanan pada Kamis (29/06) sekitar pukul 07.00 WIB, dan saya harus sudah siap sejak pukul 06.00 WIB,” ujar Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, Wahyu Astuti, sebagaimana dilansir antaranews.com Rabu (28/06).
Menurut dia, untuk memandu kunjungan Obama, dirinya akan memaparkan arti penting atau nilai penting Candi Prambanan yang dimaksud adalah bangunan tersebut merupakan peninggalan sejarah yang diakui dunia.
“Candi Prambanan merupakan peninggalan sejarah yang sangat istimewa, merupakan maha karya leluhur bangsa Indonesia. Peninggalan maha karya tersebut tidak ada duanya di dunia,” katanya.
Wahyu mengatakan, Candi Prambanan tersebut merupakan bukti kehebatan leluhur bangsa Indonesia dan menjadi kebanggaan negeri ini. “Ini menegaskan juga bahwa sesungguhnya bangsa Indoanesia bukan bangsa yang remeh. Leluhur kita memiliki kemampuan yang luar biasa. Di Indonesia, banyak terdapat bangunan bersejarah yang luar biasa. Ini juga menunjukkan bahwa kita bangsa yang luar biasa,” terangnya.
Ia mengatakan, dalam kunjungan Barack Obama ke Candi Prambanan direncanakan akan dipandu tiga arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY. Ketiga pemandu itu masing-masing bernama Manggar Sari Ayuwati (Kepala Unit Prambanan BPCB DIY), Ary Setiastuti (Plt Kepala BPCB DIY), dan Wahyu Astuti (Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY). Ketiga wanita ini belakangan diketahui sebagai arkeolog senior di BPCB DIY. (ibr)
















