PALEMBANG, fornews.co – Memasuki H-2 pembukaan Asian Games 2018, Kamis (16/08), Jakabaring Sport City akan disterilisasi dari kendaraan bermotor sesuai konsep Green Area Smart City. Sehingga kendaraan berbahan bakar fosil dilarang masuk.
“Kalau rencana dari pihak kepolisian besok sudah mau sterilisasi kendaraan. Semua kendaraan berbahan bakar fosil tidak boleh masuk JSC, kecuali beberapa yang memang disediakan untuk kendaraan VVIP dan T1 yang punya prioritas karena itu golongan CDM ke atas. Bahkan itu pun sifatnya hanya dropping saat mengantar atau penjemputan saja. Setelah masuk JSC, kendaraannya harus segera keluar atau ke kantong parkir dan tamunya diantar dengan kendaraan yang tersedia di dalam,” ujar Direktur Utama PT Jakabaring Sport City Bambang Supriyanto, Rabu (15/08).
Bambang menerangkan, di dalam kawasan JSC panitia menyediakan 20 unit bus yang dipakai untuk keliling sebagai shuttle bus baik untuk pengunjung, delegasi atlet dan ofisial. Bus-bus ini sudah dimodifikasi bahan bakarnya menggunakan bio fuel.
“Kita menyediakan juga golf car dengan energi dari baterai yang menjadi prioritas utama penggunaan disini karena sangat ramah lingkungan. Kita sediakan 60 unit golf car terdiri dari 30 unit double seater, 17 unit yang 10 seater, dan 13 unit yang sampai 14 seater. Semalam sudah datang semua dan besok siap beroperasi, bahkan sebagian sudah beroperasi,” tutur Bambang.
Tidak hanya kendaraan ramah lingkungan tersebut, Bambang menyatakan, di dalam kawasan JSC juga digunakan sepeda sebagai alat transportasi. Disini ada beberapa pasukan dari Deputi IV bidang Keamanan yaitu TNI, Polri yang patroli menggunakan sepeda. Lalu ada petugas pendukung seperti Telkom dan PLN juga pakai sepeda dalam menjalankan tugasnya di kawasan JSC. Kami pun dari PT JSC ada yang menggunakan sepeda untuk mobilitas disini. Bambang pun mengapresiasi jika ada pengunjung yang membawa sepeda. Bahkan di setiap venue disediakan slot parkir sepeda yang juga digunakan para petugas.
“Jadi kita memberikan contoh secara langsung kepada seluruh peserta bahwa kita memang menerapkan sistem Green Area tersebut sangat serius,” katanya. (ije)

















