PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada hari Kemerdekaan 17 Agustus adalah sebuah tugas dan misi yang mulia.
Hal itu disampaikan Alex saat pengukuhan 50 orang anggota Paskibraka Sumsel 2018 di Griya Agung, Palembang, Rabu (15/8).
“Pertama-tama kita harus bersyukur kepada Allah, kalian anak-anakku harus bangga mendapat kepercayaan menjadi pasukan pengibar bendera pusaka pada Tanggal 17 Agustus mendatang. Pertanggungjawabkan kepercayaan ini, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tidak semua mendapat kesempatan untuk mengemban tugas mulia ini,” kata Alex dalam sambutannya.
Oleh karena itu, Alex berpesan, jadikan momentum tersebut sebagai tonggak penting, tonggak bersejarah dalam melangkah ke depan, mempersiapkan diri menjadi putra-putri terbaik bangsa.
“Saya katakan, bahwa pemuda-pemudi Indonesia, khususnya Sumatra Selatan yang kita harapkan tampil melanjutkan kepemimpinan bangsa kelak, adalah mereka yang memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik, yang cerdas, yang sehat jasmani dan rohaninya,” tuturnya.
Kemudian, lanjut Alex, mereka yang memiliki semangat untuk mengabdi dan berbuat yang terbaik untuk negara serta rukun satu sama lain.
“Persiapkan diri kalian sebaik-baiknya, karena semua itu, membutuhkan pengorbanan dan kerja keras yang tinggi. Saya berharap ikrar yang diucapkan tadi benar-benar dihayati, dijalankan dalam pengabdian anak-anak terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Purna Paskibraka Palembang, Dannie Mierdale mengatakan, 50 orang ini merupakan siswa-siswi perwakilan 17 kabupaten/kota di Sumsel.
“Kalau untuk di nasional ada dua orang, mereka sudah berangkat 27 Juli lalu untuk karantina. Dua orang itu sepasang, putra dan putri. Yang putra dari Sekayu Kabupaten Muba, dan putri dari Pagaralam atas nama Zanati Tahta Umahati dari SMA Negeri 1 Pagaralam,” ungkapnya.
Pada pengukuhan ini, turut hadir sejumlah pejabat daerah dari berbagai institusi, di antaranya Kepala Dispora Sumsel, Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya. Kemudian orang tua para anggota Paskibraka.(bas)

















