PALEMBANG, fornews.co – Sistem keamanan dalam perhelatan Asian Games 2018, dilakukan sedemikian ketat. Momentum pesta olahraga paling bergengsi di Benua Asia, ini tidak ingin tercederai oleh adanya aksi teror dan kejahatan jalanan khususnya di Palembang, yang dipercaya sebagai tuan rumah selain Jakarta.
Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara menyampaikan, ada sekitar 270 kamera pemantau (CCTV) disebar di lebih 70 titik jalur lalulintas di Kota Palembang. Kemudian 7.547 personel Polri-TNI diterjunkan untuk pengamanan baik di lokasi yang dipergunakan pertandingan (venue), penginapan, stasiun LRT serta tempat-tempat vital.
“Kami optimis, dan harus optimis selama perhelatan Asian Games berlangsung kita bisa memberikan rasa aman bagi tamu dari negara sahabat juga bagi masyarakat Sumsel,” ujar Kapolda pada acara ramah tamah bersama wartawan di Palembang, Rabu (15/08).
Ia menjelaskan, memudahkan tugas polisi dalam pengamanan, pihaknya juga ditunjang dengan sistem teknologi canggih. Dicontohkan, saat ini pihaknya memiliki alat untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas sekaligus bisa mengidentifikasi pemilik kendaraan dengan cepat.
Bukan hanya itu, kepolisian juga memiliki alat untuk menganalisa wajah manusia. Dengan alat teknologi tersebut, dapat memberikan informasi terkait kepribadian apalagi gerak-gerik seseorang yang mencurigakan.
“Dengan sistem keamanan sekarang, bisa memaksimalkan sistem keamanan kita (aparat kepolisian). Kami ikhtiar betul untuk hal ini. Tapi yang paling penting, bagaimana peran masyarakat turut dalam menciptakan rasa aman itu sendiri,” ucapnya.
Lebih jauh dikatakan Kapolda Sumsel, peranan pers juga akan memberikan situasi teraendiri melalui informasi (berita) yang disampaikan ke publik. Menurutnya, tidak ada yang bisa membatasi peranan pers dalam menjalankan fungsinya. Namun, ia berharap, melalui pemberitaan dapat memberikan iklim yang baik.
“Pers dan khususnya kawan-kawan wartawan atau jurnalis, memiliki peranan besar dalam menciptakan rasa aman. Kami tidak bisa melarang kawan-kawan dalam kerja pemberitaan, tetapi alangkah baiknya dalam momen Asian Games ini, kita mengangkat hal positif untuk nama baik bangsa Indonesia,” pintanya.
Karhutla
Dalam kesempatan ini, jenderal polisi bintang dua tersebut menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sangat diantisipasi guna suksesnya Asian Games 2018. Diakuinya bahwa Karhutla masih terjadi, penanganan kebakaran terus diupayakan.
“Berdasarkan informasi yang diterima dari tim penanggulangan Karhutla, kemarin ada tiga titik api. Tapi luasanya tidak terlalu hanya sekitar setengah hektar dan itu dapat dengan cepat ditangai (padamkan),” ucapnya namun Kapolda tidak merincikan daerah mana saja yang masih ada titik api. (ibr)

















