JAKARTA, fornews.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, peringatan dini tsunami akibat gempa bumi tektonik sekitar pukul 18.46 WIB yang mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (05/08).
“Peringatan dini tusnami yang disebabkan oleh gempa magnitude 7.0 SR, 18:46:35 WIB, dinyatakan telah berakhir sekitar pukul 20.25 WIB,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, pada konfrensi persnya malam ini.
Titik gempa berada di 8.37 Lintang Selatan-116.48 Bujur Timur tepatnya 18 kilometer barat laut Lombok Timur, NTB dengan kedalaman 15 kilometer di lereng Timur Laut Gunung Rinjani.
Berdasarkan laporan BMKG sebelumnya, gempa di Lombok menyebabkan tsunami dengan ketinggian gelombang yang masuk ke daratan 10 centimeter dan 13 centimeter.
Menurutnya, meski potensi tsunami kecil. Namun demikian, Ia meminta masyarakat untuk terus waspada dan tidak mendiami bangunan atau rumah yang rawan runtuh.
“Saya imbau masyarakat tidak panik dan tetap waspada serta untuk terus memantau informasi yang kami sampai di internet secara berkala,” imbaunya.
Dari berbagai informasi bahwa gempa susulan hinggi kini telah terjadi 28 kali dengan kekuatan yang terus menurun. (ibr)

















