KAYUAGUNG, fornews.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI mengingatkan masyarakat agar tak membakar lahan dengan cara apa pun.
Dalam berbagai acara, sosialisasi pencegahan karhutla ini terus diserukan BPBD OKI untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kabut dan asap.
Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin mengatakan, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, khusus di Pangkalan Lampam yang merupakan salah satu wilayah rawan karhutla, agar selalu siaga.
“Ini tanggung jawab semua dan harus saling menjaga,” tegasnya, Kamis (29/08).
Menurutnya, sosialisasi ini terus dilakukan di berbagai daerah rawan , baik secara door to door atau saat ada kegiatan di masyarakat. Intinya mereka mengajak masyarakat agar tidak membakar lahan dengan cara apa pun. Karena jika terjadi dan ditangkap, pelakunya akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.
Untuk saat ini, jelasnya, karhutla masih kerap terjadi khususnya di daerah rawan seperti Tulung Selapan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kecamatan Cengal, Kecamatan Sungai Menang dan Kecamatan Pedamaran Timur.
Ditambahkan Kasi Pencegahan dan Logistik, Fahrul bahwa, sosialisasi ini sesuai maklumat yang dikeluarkan Gubenur Sumsel. Tak hanya itu pihaknya langsung memutar video berbagai kejadian kebakaran yang terjadi, sehingga diharapkan masyarakat sadar agar tidak lagi membakar lahan maupun kebun.
Dijelaskannya, berdasarkan prediksi dari BMKG terjadi anomali hingga September.
“Alhamdulillah kemarin hampir semua wilayah di OKI hujan, tapi satgas di lapangan yang ditempatkan di 28 posko yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat peduli api tetap standby di lapangan,” pungkasnya.(rif)

















