PALEMBANG, fornews.co – Budi (32), bukanya sampai ke kampung halaman di Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), malah harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang.
Pria bertato ini, kedapatan mencuri kotak amal yang berada di musolah perkantoran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, di Palembang, oleh Security setempat Selasa (12/09) sore. Sempat berusaha kabur, namun massa yang memgetahui itu ikut mengejar dan mengamankan tersangka di sekitar SPBU Jakabaring, dan dipukuli terlebih dahulu.
“Saya masuk pura-pura sholat lalu membuka kotak amal dan mengambil uang di dalamnya Rp110.000 pak,” ujarnya, usai diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Palembang, Rabu (13/09).
Ia berdalih, uang curian tersebut akan dipergunakan untuk pulang kampung di Baturaja, OKU. “Sudah sebulan tinggal di Kota Palembang, dan saya tidur di bawah Jembatan Ampera. Untuk makan, saya meminta-minta kepada orang. Kalau nodong tidak berani pak, jadi minta-minta saja,” tuturnya.
Disinggung mengenai tato-tato nama perempuan yang melekat di tubuhnya. Budi mengaku, itu merupakan nama-nama pacaranya di Baturaja. “Nama pacar, jadi dibuat tato. Tapi sekarang sudah tidak lagi,” cetusnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku pencurian kotak amal dan saat ini dalam pemeriksaan. “Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tukasnya. (bay)

















