PALEMBANG, fornews.co – Sekda Musi Banyuasin Apriyadi secara resmi membuka Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin formasi tahun 2019 di Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang, Jumat (11/09). Ada sebanyak 564 peserta yang mengikuti SKB CPNS Pemkab Muba di Kantor Regional VII BKN Palembang.
“Tidak usah grogi, enjoy saja. Yang penting tetap berdoa dan berusaha, Insyaallah akan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Apriyadi kepada peserta SKB CPNS Pemkab Muba.
Apriyadi menyebutkan, bagi peserta yang nantinya belum berhasil untuk tidak berputus asa. Dia menilai masih banyak cara lain dalam menata masa depan dengan melakukan aktivitas-aktivitas dengan mengembangkan inovasi dan kreatifitas.
“Untuk menata masa depan yang baik tidak hanya dengan jadi PNS, namun banyak peluang pekerjaan lainnya yang bisa membawa kesuksesan,” katanya.
Kepala Kantor Regional VII BKN Provinsi Sumatra Selatan Agus Sutadi mengaku takjub dan salut dengan kesiapan Pemkab Muba dalam memfasilitasi standar protokol kesehatan (protokes) bagi peserta SKB CPNS.
“Muba sangat all out persiapannya, bahkan BKN Pusat pun tidak se-all out Muba dalam penyediaan fasilitas sarprasnya,” tuturnya.
Agus menilai, Pemkab Muba sangat serius dalam memfasilitasi pelaksanaan SKB CPNS untuk para peserta. “Ruang ujian menggunakan High Effeciency Particulate Air (Hepa) Filter dan pemeriksaan suhu tubuh peserta tes dengan thermal smart bahkan tiap meja disediakan tisu, hand sanitizer spray and gel. Ini bukti nyata keseriusan Pemkab Muba dalam menyukseskan rangkaian pelaksanaan Tes SKB CPNS,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo mengatakan, rangkaian pelaksanaan SKB CPNS Pemkab Muba Formasi Tahun 2019 di Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang diikuti sebanyak 564 peserta yang akan dilaksanakan 11-13 September 2020.
“Untuk hari pertama ini diadakan 2 sesi masing-masing sesi 100 peserta, lalu pada hari kedua 3 sesi masing-masing sesi 100 peserta, kemudian hari ketiga 1 sesi 64 peserta,” terangnya.
Sunaryo menerangkan, bagi peserta yang lulus, pengumuman bakal diinformasikan langsung melalui sosial media (Sosmed) dan YouTube secara live. Sehingga skor hasil tes SKB terlihat jelas dan terpampang serta terbuka untuk menunjukkan transparansi nilai peserta tes.
“Siaran secara live ini juga untuk antisipasi kerumunan di masa pandemi COVID-19, selain sebagai transparansi penilaian,” ucapnya. (ije)

















