PALEMBANG, fornews.co -Hubungan arus pendek atau korsleting listrik, diduga menjadi penyebab terbakarnya 113 rumah warga di Gang Santai, Jalan KI Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, pada Rabu (10/07) kemarin pagi.
Hal ini diketahui dari Suryani (32), salah seorang penghuni rumah yang diduga asal mula titik api berasal dan akhirnya menyebabkan kebakaran. Sebelumnya dikabarkan bahwa, penyebab kebakaran karena kompor gas yang meledak.
Menurut Suryani, penyebab kebakaran bukan berasal dari kompor gas. Dikatakan, rumah milik ibunya, Asmawati (55) yang ditempatinya memiliki dua lantai. Di bawah terbuat dari batu dan atas berbahan kayu.
“Ibu pergi ke pasar, saya ada di lantai bawah, sedangkan anak saya Aljalil (11) dan keponakan saya Dimas ada di lantai atas sedang bermain,” cerita Suryani.
Pagi itu sebelum terjadi kebakaran, kondisi listrik di rumahnya sempat mati. Ia pun kaget ketika anaknya Aljalil turun ke bawah mengatakan kepadanya bahwa di lantai atas ada kebakaran.
Ketika menuju ke lantai atas ternyata kondisi api sudah membesar, Suryani pun langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga. Tetapi karena api sudah terlanjur membesar serta rumah terbuat dari bahan kayu, sehingga api dengan cepat menjalar dan menghanguskan rumah lainnya.
“Kompor gas ada di lantai bawah, sedangkan api muncul dari lantai atas. Jadi ini bukan karena kompor gas, tapi korsleting listrik. Kami sudah berusaha memadamkan api dengan menyiram air pakai ember, tapi api sudah terlanjur besar,” ungkapnya.
Sementara Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda yang datang ke lokasi langsung memeluk pemilik rumah, Asmawati. Finda Sikap hadir untuk menenangkan hati warga yang baru saja tertimpa musibah.
“Semua tenang, jangan gelisah, kami ada untuk masyarakat. Ini kita jadikan pelajaran ke depan untuk lebih berhati-hati lagi, kalau bepergian pastikan semua dalam kondisi aman, kompor dimatikan dan lampu dipadamkan,” katanya.(irs)

















