YOGYAKARTA, fornews.co-Guna mengatasi kesulitan masyarakat terhadap kebutuhan beras, Bulog Yogyakarta melakukan Operasi Pasar di Kantor Kecamatan Wirobrajan, Rabu (20/3/2019).
Menurut Sekretaris Camat (Sekcam) Wirobrajan, Sapto Hadi S.I.P, Operasi Pasar ini membantu masyarakat mengatasi kesulitan terhadap kenaikan harga beras.
“Dengan operasi ini paling tidak kebutuhan pokok terutama beras dan beberapa komoditi dapat terpenuhi,” katanya, Rabu.


Sekcam juga berharap Operasi Pasar ini dapat sekaligus menurunkan inflasi yang terjadi di pasar.
Selain di Kecamatan Wirobajan, imbuh Sekcam, secara bertahap Operasi Pasar juga dilaksanakan di tiga kelurahan Pakuncen, Patangpuluhan dan Wirobrajan.
“Saya kira ini program yang perlu dilanjutkan dan diperluas lagi titik lokasi pemasarannya,” pungkasnya.

Meski sebelumnya tidak ada pemberitahuan akan dilaksanakan Operas Pasar di wilayah Kelurahan Pakuncen, namun sebagian masyarakat antusias membeli produk Bulog.
“Masyarakat senang dengan adanya kegiatan Operas Pasar,” ujar Lurah Pakuncen Yogyakarta, Dian Wulandari.
Jadwal Operasi Pasar di Kelurahan Pakuncen dilakukan sehari sebelumnya dari yang seharusnya dijadwalkan pada hari Rabu (20/3/2019).
“Sebenarnya jadwal untuk Operasi Pasar harus dilaksanakan hari ini (Rabu, -red),” ujar Lurah Dian. “Tetapi, tiba-tiba Bulog datang ke sini.”


Staff Pelayanan Publik Bulog Yogyakarta, Rathio mengatakan, bahwa Operasi Pasar ini merupakan Program Bulog dalam rangka upaya stabilisasi harga dengan sasaran masyarakat umum.
Komoditi untuk Operasi Pasar di Kecamatan Wirobrajan meliputi Beras Medium sebanyak 1 Ton dijual eceran seharga 8.100 rupiah per kilogram. Sebanyak 100 kg Beras Premium dibandrol 9.800 rupiah per kilogram.
Selain beras, imbuh Rathio, Operasi Pasar Bulog juga menjual gula dengan harga 10.500 rupiah per kilogram dan minyak goreng seharga 12.000 rupiah per liter.
“Sangat senang bisa beli beras murah,” ujar salah seorang warga yang berlalu malu dan pergi. (adam)

















