SEKAYU, fornews.co – Di malam pergantian tahun 2020 ke 2021, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex melantik dan mengambil sumpah jabatan 6 pimpinan tinggi pratama dan 25 pejabat administrasi di lingkungan Pemkab Muba, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi dalam rangka peningkatan kapasitas karier pegawai,” ujar Dodi, Kamis malam (31/12).
Sejumlah pimpinan OPD yang dilantik ini sebelumnya merupakan peserta lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Mereka adalah Yudi Herzandi sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Nasuhi sebagai Kepala Dinas Sosial, Muhammad Fariz sebagai Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, dan Azizah sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Selain itu di level Asisten juga ada rotasi dari Asisten Bidang Administrasi Umum yakni Yusuf Amilin mengisi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang pejabat sebelumnya masuk pensiun. Selanjutnya posisi yang ditinggalkan Yusuf Amilin diisi oleh Sunaryo yang juga diberi tambahan tugas sebagai Plt Kepala BKPSDM Muba.
“Seperti yang selalu saya tekankan, promosi, rotasi dan mutasi adalah hal yang harus dilaksanakan guna mendapatkan formasi ideal dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” kata Dodi.
Pelantikan yang dilakukan Bupati Muba ini melalui banyak proses dan tahapan tak terpisahkan yang dilakukan sebelumnya melalui seleksi JPT secara terbuka dan transparan. Tahapan ini sesuai amanat Undang Undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Tujuannya untuk mendapatkan pejabat yang kompeten dan teruji baik secara manajerial maupun teknis serta sosio kultural.
“Harapan saya pejabat yang baru dilantik, yang mendapatkan promosi, mampu berkontribusi positif dan maksimal untuk Muba. Sebagai ASN kalian saya minta loyal dan tegak lurus mendukung kebijakan kepala daerah. Menjalankan dan memenuhi kebijakan sesuai visi misi kepala daerah. Silakan bekerja sesuai kewenangan dan jangan memutuskan masalah yang bukan wewenang saudara,” tegas Dodi.
“Secara jelas kita sudah masuk dalam percaturan dunia global yang dinamis. Era digitalisasi 4.0 merambah dunia pemerintahan dan ini tantangan besar bagi ASN untuk memberikan layanan terbaik,” imbuhnya.
Tahun 2020, tambah Dodi, merupakan tahun yang membanggakan untuk Muba. Meski di tengah pandemi, Pemkab Muba masih mampu merealisasikan berbagai program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, banyak terobosan, inovasi dan penghargaan namun masih ada yang harus ditingkatkan terutama terkait layanan publik. Mulai kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan di tengah perjuangan melawan wabah COVID-19. Ini akan menjadi tugas kita bersama di tahun 2021,” tukas Dodi. (ije)
















