
BATURAJA, fornews.co – Setelah sekian lama terbengkalai, kolam renang City waterpark Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), kembali dioperasikan dengan dikemas sedemikian rupa sehingga menarik bagi masyarakat untuk dikunjungi.
Kolam renang yang dirancang Pemkab OKU, sebagai pusat latihan renang yang berstandar internasional itu, saat ini pengelolaannya diserahkan pada pihak ketiga PT Eljhon. “Selama ini kolam renang ini terbengkalai dan sekarang dikelola pihak ketiga PT Eljhon. Baru beroperasi 2015. Itupun setelah beberapa usaha yang dilakukan,” kata Bupati OKU, H Kuryana Azis saat peringatan HUT City Waterpark Baturaja, ke 9 dan lomba renang pelajar, Kamis (23/03).
Kuryana berharap pengelola kolam renang terus melakukan perbaikan fasilitas yang ada. Tidak dibiarkan hingga terbengkalai yang mengakibatkan kerusakan fasilitas yang telah dibangun dengan dana miliaran rupiah tersebut. Pengelola juga memperhatikan kualitas air. Jangan sampai membahayakan masyarakat yang berenang. Terlebih hingga sampai menyebabkan keracunan. Serta menimbulkan gatal-gatal dan lainnya.
“Dispora tolong rajin dicek. Perhatikan keramiknya. Sebab, kalau banyak uang pecah membahayakan pengunjung. Bukan hanya di dasar kolam. Juga di lantai harus diperhatikan,” tegasnya.
Pantauan di lapangan, beberapa fasilitas yang rusak dan membuat Kuryana, berang saat sidak beberapa waktu lalu sudah mulai diperbaiki. Terlihat juga satu kolam untuk loncat indah kondisinya masih belum terawat. Kolam belum bisa digunakan. Sedangkan kolam utama warna air kehijauan. Ada juga kolam kecil airnya terlihat keruh.
Manajer City Waterpark Baturaja, Rusdalela mengatakan, kolam renang yang dikelola pihaknya bukan hanya menyiapkan sarana olahraga berenang. Tapi juga ada tempat sarana rekreasi. “Lomba renang ini juga upaya kami untuk memasyarakatkan olahraga renang. Untuk air kolam agak hijau, itu bukan kotor. Tapi Obat yang kami berikan terkontaminasi air hujan sehingga merubah warna air,” pungkasnya. (gus)
















