
SEKAYU,fornews.co – Asisten II Setda Muba Ir Sulaiman Zakaria MT menyatakan, kemiskinan merupakan tantangan besar bagi proses pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
“Penanggulangan kemiskinan dijadikan salah satu prioritas pembangunan nasional, Propinsi Sumsel dan Kabupaten Muba. Untuk menurunkan angka kemiskinan, kita harus memiliki data yang akurat, terkait siapa saja orang miskin di Muba, sehingga sasaran program kemiskinan akan diterima orang yang tepat,” ujarnya, saat berbicara pada pelatihan petugas verifikasi rumah tangga dalam rangka persiapan pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) di Kabupaten Muba, di Aula Wisma Atlet Sekayu, Kamis (23/02).
Untuk itu, paparnya, diharapkan pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri data terpadu program penanganan fakir miskin di Kabupaten Muba, dapat membawa dampak positif, yaitu perbaikan tingkat akurasi data sasaran warga miskin penerima bantuan sosial.
“Kami harap peserta pelatihan verifikator rumah tangga ini dapat mengikuti dan memahami sosialisasi dan pelatihan itu dengan baik, sebagai bekal yang akan digunakan dalam melaksanakan tugas pemutakhiran data di kecamatan masing-masing,” paparnya.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba Drs H M Yusuf Amilin menuturkan, kegiatan ini tindak lanjut dari pelatihan petugas pendaftar dalam rangka persiapan pelaksanaan MPM yang telah dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2016 dan tanggal 21 Februari 2017 lalu.
“Ada 76 peserta dari perwakilan dari Kasi Kesos Kecamatan, petugas PKH Kecamatan, petugas TKSK Kecamatan dan tenaga dari Dinas Sosial, dan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Muba,” tandasnya.(cak).
















