
BATURAJA-Calon Kepala Desa (Cakades) Saung Naga, Kecamatan Peninjauan, OKU, Rudi Hartono memberikan pilihan seluas-luasnya kepada pemilih pada Pilkades 10 Oktober ini.
Rudi menekankan kepada masyarakat pemilih, pentingnya memahami sosok pemimpin yang memiliki visi dan misi serta mampu membawa kemajuan pada desa, bukan sekadar menebar janji-janji politik. Memilih pemimpin harus benar-benar dari hati, bukan berdasarkan pemberian yang dinilainya tidak seberapa.
“Kalau memang saya dianggap tidak bisa membawa kemajuan bagi pembangunan desa, jangan pilih saya. Begitu juga terhadap Cakades lainnya. Jangan tunjukkan perselisihan apalagi sampai pada bentrok di antara kita, hanya untuk mencapai tujuan yang bersifat sementara,” ujar Rudi kepada fornews.co Jumat (07/10).
Ketua Karang Taruna Kecamatan Peninjauan ini, mengajak kepada para pesaingnya untuk tidak menjadi penyulut amarah warga. Melainkan, memberi pemahaman kepada pendukung agar dalam memberikan pilihan benar-benar untuk melahirkan pemimpin yang diharapkan serta mampu membawa ‘Saung Naga yang Maju dan Mandiri’.
“Memang sekarang muncul pemikiran, dengan anggaran begitu besar yang dikucurkan pemerintah untuk desa sehingga posisi sebagai kades sangat seksi. Ini jelas tidak baik, dan jika itu tujuannya maka pembangunan tidak akan maksimal,” katanya khawatir.
Rudi sendiri memiliki visi terbangunnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berwibawa, guna mewujudkan kehidupan masyarakat desa yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat. Dengan misi, melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa Saung Naga periode lalu, sebagaimana tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Desa Saung Naga. Melakukan reformasi sistem kinerja aparatur pemerintahan desa guna meningkatkan kwalitas pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian, menyelenggarakan pemerintahan yang bersih. Menyelenggarakan urusan pemerintahan desa secara terbuka, dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pendampingan berupa penyuluhan khusus kepada UKM, wiraswasta dan petani. Serta, meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih baik dan layak sehingga menjadi desa yang maju dan mandiri.
“Strategi kita, meningkatkan pengembangan kegiatan keagamaan. Penataan administrasi pemerintahan desa. Pengalokasian anggaran berdasarkan skala prioritas agar program pemerintahan desa dapat berjalan secara cepat, tepat dan akurat yang ditunjang dengan peningkatan kesejahteraan aparatur dan lembaga yang ada dengan mengedepankan manajemen pemerintahan dan pelayanan publik,” paparnya.
Berikutnya, tambah Rudi, melestarikan seni budaya yang ada dalam masyarakat. Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan sosial. Memberdayakan lembaga yang ada dan mengoptimalkan kegiatan pemuda dan olahraga guna menekan tingkat kenakalan remaja. Peningkatan sumber daya masyarakat agar masyarakat menjadi lebih produktif dan mampu berdaya saing menghadapi perkembangan lingkungan. Serta, peningkatan pengelolaan jalan desa, jalan lingkungan, gang, sarana air bersih, saluran air, jalan produksi pertanian dan perkebunan, sarana keagamaan dan pendidikan serta infrastruktur lainnya.
Sementara itu, Camat Peninjauan Feri Iswan berharap semua pihak dapat menjunjung tinggi sportifitas dalam setiap tahapan harus tetap pada aturan yang berlaku. “Semoga semua pihak baik itu calon yang bersangkutan maupun para pendukung dapat menciptakan suasana yang kondusif, terlebih lagi pada saat melakukan orasi atau kampanye terbuka, tidak boleh saling menjelek-jelekkan satu sama lain,” tandasnya. (ibr)

















