YOGYAKARTA, fornews.co—Masjid Poesaka Notoprajan, Kecamatan Ngampilan, Kelurahan Notoprajan, Yogyakarta, membagikan sembako untuk keluarga tidak mampu, Kamis (2/4/2020) sore.
Andi Yanuar, pengurus Takmir Masjid Poesaka Notoprajan mengatakan, paket sembako umumnya diberikan kepada kaum dzuafa.
“Paket sembako ini hanya diperuntukan bagi warga dzuafa di RW 6,” ujarnya.

Namun, kata Andi, bagi warga lain yang tidak mampu dapat mengganti satu paket sembako dengan uang sebesar 25 ribu rupiah.
Sebanyak 135 bungkus paket sembako berisi beras 2 kilogram, telor ayam 1 kilogram berisi 8 butir, gula setengah kilogram, kecap 1 bungkus sedang, minyak goreng kemasan bantal, dan mie instan sebanyak 4 bungkus, diharapkan dapat membantu warga kurang mampu terdampak social distancing.
“Warga kami didominasi buruh, juru parkir dan pedagang kaki lima,” katanya.
Bahkan ada banyak warga yang bekerja sebagai driver ojek online yang sementara ini berhenti beroperasi karena larangan keluar rumah.

Sebanyak 135 KK dari RT 35 hingga RT 40 yang terdata terdapat 38 KK tergolong kaum dzuafa. Pihak Takmir, selanjutnya mendatangi sambil menyerahkan bungkus sembako.
Bagi-bagi paket sembako kali pertama di Kelurahan Notoprajan rencananya akan dilakukan empat kali sebulan—sepanjang darurat virus corona diberlakukan.
“Rencananya tiap pekan sekali. Namun akan terus dilakukan selama pemerintah melakukan darurat corona,” pungkas Andi. (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















