YOGYAKARTA, fornews.co-–
Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan, Yogyakarta, tengah melakukan persiapan menjelang Idul Adha 2020.
Guna menekan penyebaran wabah virus corona Covid-19, Protokol Kesehatan tetap akan diberlakukan.
Dispertan Kota Yogyakarta dan RPH Giwangan, telah menyiapkan protokol kesehatan tersebut.
Persiapan itu antara lain membuat skema jalan keluar-masuk hewan kurban agar tidak berpapasan.
Membersihkan tempat penyembelihan hewan kurban dan pemotongan daging hewan kurban.
Melakukan pembagian tempat untuk hewan kurban jenis lembu dan kambing.
Baca: Penyembelihan Hewan Kurban di Luar RPH Harus Lapor Dispertan
“Selama pemotongan hewan kurban tetap harus memakai masker dan menjaga kebersihan,” imbau Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto, Selasa.
Meski digunakan untuk penyembelihan hewan kurban, namun pada hari lebaran dan hari tasik, RPH tetap melayani pemotongan untuk umum.
”Jadi yang reguler untuk konsumsi pasar tradisional tetap tetap bisa memotong di RPH Giwangan,” terangnya.
Sebelum disembelih, kata Sugeng, hewan kurban akan diistirahatkan selama 12 jam dikandang yang sudah disiapkan.
Hal itu dimaksudkan agar saat disembelih hewan kurban tetap tenang sehingga berpengaruh terhadap kualitas daging kurban.
Dijelaskan Sugeng, selama Hari Raya Kurban disiagakan posko petugas untuk memantau kegiatan di RPH Giwangan.
Baca: Nah! Penjual Hewan Kurban di DIY Bingung dengan Wajib Surat Kesehatan Hewan
Petugas juga akan memantau dan mengawasi pelaksanaan yang dilakukan di kelurahan dan kecamatan.
Untuk memudahkan dan memperlancar distribusi daging kurban, RPH menyiapkan sejumlah armada
Sebanyak 4 armada disiapkan untuk mengantar daging kurban, jika pihak panitia kurban membutuhkan. (adam)

















