BANTUL, fornews.co–Memasuki musim penghujan 2020/2021, sungai dan perbukitan di Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi longsor.
Guna menanggulangi potensi bencana dampak cuaca La Nina, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan mitigasi terhadap sejumlah wilayah kecamatan di Bantul.
Sebagai kesiapsiagaan, BPBD telah menyiapkan Pos Induk Siapa Darurat Bencana Banjir, longsor dan Angin Kencang.
Dikutip dari Kantor Berita Antara, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan potensi banjir akan terjadi di wilayah kecamatan Kasihan. Sewon, Banguntapan, dan Pleret, yang merupakan pintu masuk di Bantul.
“Potensi banjir dimulai dari pintu masuk Bantul, kemudian berakhir di Selopamioro, Imogiri dan Kretek,” kata Dwi Daryanto, Kamis (29/10/2020).
Pihaknya juga telah menyiagakan sedikitnya lima pos pemadam kebakaran dan tiga unit satuan tugas beserta peralatan penanganan bencana.
Selain itu, sebanyak 20 pos siaga darurat bencana diaktifkan di desa-desa dengan menggandeng 29 komunitas relawan kebencanaan dan 75 forum pengurangan risiko banjir (FPRB) di Bantul.
Diketahui, daerah rawan longsor berada di wilayah perbukitan seperti di kecamatan Pleret, Imogiri, Dlingo, Piyungan dan Pundong.
Disinggung soal anggaran penanganan dampak bencana, Kepala BPBD Bantul itu mengatakan sudah dianggarkan melalui belanja tak terduga bupati.
Anggaran itu, sewaktu-waktu dapat digunakan jika dibutuhkan dalam kondisi mendesak dengan persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)
Meski begitu, pihaknya terlebih dahulu akan meminta anggaran untuk keperluan posko darurat bencana dan sarana prasarana kebutuhan logistik posko.
Meski Status Siaga Darurat untuk Bantul sudah dikeluarkan oleh Bupati, dan sudah bisa meminta anggaran untuk kegiatan mitigasi bencana, namun, pihaknya belum memastikan berapa jumlah anggaran yang diajukan.
“Bupati sudah keluarkan Status Siaga Darurat untuk Bantul, kami belum ajukan berapa jumlahnya,” kata Dwi Daryanto.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto, berharap pemerintah perlu mengalokasikan anggaran untuk persiapan antisipasi dampak cuaca La Nina di Bantul. (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















