INDRALAYA, fornews.co – Pemprov Sumsel mengalokasikan dana sebesar Rp160 miliar untuk perbaikan ruas jalan penghubung antara Kabupaten Ogan Ilir (OI) dengan Ogan Komering Ulu (OKU). Perbaikan ditarget rampung tahun ini.
Dalam hal ini, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya bersama Kadis PU Bina Marga (PU BM) Sumsel Dharma Budi dan sejumlah kepala OPD terkait, meninjau secara langsung kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Tanjung Raja, Ogan Ilir dengan Lubuk Batang, OKU tersebut, Minggu (10/02).
Peninjuan ini diawali dari Desa Kelampadu, Kecamatan Muara Kuang. Di tempat ini, Mawardi Yahya menyaksikan sendiri kondisi jalan yang rusak, terutama pada bagian sisi kiri yang kerap longsor saat musim penghujan.
Hal yang sama juga terjadi di Desa Muara Kuang, Rambang Kuang, Lubuk Keliat, Suka Cinta, Naga Sari, Kuang Anyar, Seri Menanti, Munggu.
Bahkan Wagub mendapati jembatan Cempako yang menghubungkan Desa Muara Kuang (OI) dengan Desa Cempako (OKU) – Kabupaten OKU dalam kondisi perlu perawatan lagi.
Melihat kondisi jalan yang rusak parah tersebut, Mawardi terlihat mengerutkan kening dan menegaskan pada tahun ini harus segera diperbaiki.
“Tahun 2019 ini akan segera kita lakukan perbaikan. Dananya sudah kita anggarkan sebesar Rp160 miliar mulai dari Tanjung Raja Ogan Ilir hingga Lubuk Pakam, Kabupaten OKU. Sementara dari Desa Munggu, Ogan Ilir hingga Lubuk Batang, OKU, diperkirakan akan menelan dana Rp43 miliar, ” tegasnya.
Dikatakan, anggaran tersebut disesuaikan dengan biaya pembangunan yang dibutuhkan. Jika kurang, maka akan ditambah melalui ABT tahun 2019, atau dianggarkan kembali pada APBD Provinsi tahun 2020 mendatang.
“Dalam perbaikan nanti akan disesuaikan dengan kondisi kontur tanah, bisa saja ada yang dicor, ada yang diaspal, atau di-hot mix. Nantinya saat jalan tersebut sudah diperbaiki, truk batubara dilarang untuk melalui jalan itu,” imbuhnya.
Sementara itu, Kadis PU BM Sumsel Dharma Budi dalam pantaunnya mengatakan, jembatan Cempako penghubung Muara Kuang-Cempako dalam kondisi baik. Sedangkan akses jalan sepanjang 16 Km yang menghubungkan keduanya, masih tersisa 7 Km yang belum baik, sedangkan 9 Km jalan dalam kondisi baik.
“Perbaikan jalan tersebut pendanaannya dari provinsi yang telah dianggarkan pada tahun 2019 ini. Untuk ruas jalan dari Tanjung Raja – Simpang Tambang Rambang dananya Rp54 miliar. Dari Simpang Tambang Rambang hingga perbatasan OI dana yang dianggarkan Rp34 miliar. Kemudian untuk Lubuk Batang hingga perbatasan OKU senilai Rp20 miliar,” paparnya.
Setelah meninjau kondisi jalan di wilayah OI, Mawardi Yahya dan rombongan juga meninjau kondisi fisik jalan provinsi di tiga kecamatan wilayah OKU, yakni Kedaton, Peninjauan dan Sinar Peninjauan. Sebagian besar, kondisinya rusak dan mendesak untuk dilakukan perbaikan.
Untuk diketahui, perbaikan sejumlah infrastruktur di Provinsi Sumatra Selatan merupakan salah satu janji politik yang diusung pasangan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya (HDMY) yang tertuang dalam misi dan visi keduanya saat pencalonan, untuk menuju Sumsel Maju untuk Semua.(bas)
















