INDRALAYA, fornews.co – Berbagai ekspresi diperlihatkan para peserta khitan massal di Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Minggu (10/02). Ada yang begitu tenang sambil memainkan handphone (Ngegame), dan tak sedikit pula yang menjerit ketakutan saat akan dikhitan oleh petugas kesehatan.
Yanto, misalnya. Salah seorang peserta khitan dari desa setempat ini punya trik sendiri dengan bermain game, untuk mengalihkan perhatian dan meredakan rasa sakit saat dikhitan.
“Iya keinginan sendiri (Ngegame). Ada sakit dikit, tapi tadi sambil main Hp biar dak terlalu terasa sakit,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Budiman, selaku ketua penyelenggara kegiatan menuturkan, khitan massal ini diikuti oleh sebanyak 28 anak. Menurutnya, kegiatan ini untuk membantu keluarga yang kurang mampu, khususnya anak yang ingin dikhitan.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa kembali kita laksanakan. Ini kali kedua, dan kali ini alhamdulillah kita bisa mengundang anak-anak dari luar desa seperti beberapa anak dari desa tetangga,” katanya.
Pria yang akrab disapa Budiman ini menambahkan, pada khitan massal kali ini pihaknya juga memanfaatkan tenaga kesehatan asli desa setempat.
“Seiring perkembangan zaman kini sudah semakin banyak tenaga kesehatan asli Desa Sentul. Untuk itu disamping tenaga kesehatan dari luar seperti dokter, kali ini kami juga mengajak tenaga kesehatan lokal,” ujarnya.
Dirinya juga mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, bahkan dirinya berujar bila perlu bukan hanya khitanan massal, tapi juga digelar nikah massal. “Pasca dikhitan adik-adik untuk dijaga dulu, jangan langsung bermain di luar. Dirawat dulu,” tandasnya. (rif)

















