INDRALAYA, fornews.co – Rampungnya target utama program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI di Desa Pulau Negara dan Desa Sarang Lang, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) tak membuat aparat TNI ini meninggalkan begitu saja desa tersebut.
Hal ini terlihat dari bantuan yang terus dilakukan oleh para anggota TNI ini kepada masyarakat. Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letkol CZI Zamroni mengungkapkan, pihaknya ingin memastikan berbagai fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat.
Untuk itu, meski tak termasuk dalam target utama program fisik dia tetap bertekad menghubungkan dua desa tersebut dengan jalan yang telah direnovasi saat pelaksanaan TMMD lalu. Dijelaskannya, pengerjaan jalan tersebut memang telah rampung sebelum kegiatan TMMD usai, namun di jalan tersebut ada satu buah jembatan yang kondisinya kurang memadai.
“Awalnya kami minta bantuan dengan pihak PU, tapi katanya tidak bisa jadi kami cari alternatif sediri. Karena bagaimanapun jembatan ini harus direnovasi,” katanya di Kayuagung, Selasa (11/08).
“Dari awal sudah saya sampaikan jembatan harus masuk. Tapi ternyata katanya tidak bisa. Itu kita lihat manfaatnya karena itu kami bertekad ini harus dikerjakan, toh itu yang nikmatinnya masyarakat,” katanya menambahkan.
Beberapa waktu selanjutnya, tutur Dandim pihaknya mulai melakukan pembangunan jembatan tersebut yang awalnya jembatan sulit dilewati kendaraan roda empat kini dilebarkan menjadi tiga meter.
“Itu awalnya dua meter, kita tambah satu meter dengan panjangnya sekitar 15 meter. Karena bagaimana mungkin jalan dengan lebar delapan meter jembatannya cuma dua meter, untuk itu kami ingin ini dilebarkan,” tuturnya.
Menurut Zamroni, saat ini jembatan itu baru saja dilakukan pengecoran dan diharapkan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Sebagaimana diketahui, pasca rampungnya renovasi jalan yang menghubungkan dua desa itu manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat.
Selain mempermudah akses dan membawa hasil pertanian masyarakat, jalan ini juga memangkas waktu tempuh hingga 20 menit. (rif)
















